Umat Tri Dharma Antusias Gelar Tradisi Bersih Arca Kelenteng Tay Kak Sie

Membersihkan arca di Kelenteng Tay Kak Sie
Salah satu umat Tri Dharma sedang membersihkan arca di Kelenteng Tay Kak Sie, Kamis (27/1)

Semarang, Idola 92,6 FM – Puluhan umat Tri Dharma yang merupakan keturunan Tionghoa dan pengurus Yayasan Kelenteng Tay Kak Sie antusias menggelar ritual bersih arca menjelang perayaan Imlek di Kelenteng Tay Kak Sie, Kamis (27/1). Kegiatan bersih-bersih arca dewa-dewa di Kelenteng Tay Kak Sie, merupakan salah satu ritual yang cukup penting menjelang Tahun Baru China.

Ketua Yayasan Kelenteng Tay Kak Sie Tanto Hermawan mengatakan ritual tersebut rutin dilakukan setiap tahun menjelang perayaan Imlek, setelah para dewa naik ke kayangan menghadap Yang Maha Kuasa. Sehingga, umat Tri Dharma memanfaatkan momentum kenaikan dewa ke kayangan untuk melakukan bersih-bersih kelenteng.

Tanto menjelaskan, menyambut Tahun Baru diharapkan segalanya dalam keadaan bersih. Tidak hanya rumah saja yang dibersihkan, tetapi juga kelenteng sebagai tempat ibadah.

“Ya maknanya di antaranya menghilangkan sifat atau sikap kurang baik, ya istilahnya sifat tidak baik buat kita seperti suudzon. Ya contohnya seperti ini juga kondisi COVID-19 sekarang, ya berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa sama dewa-dewi kita supaya yang akan datang ini COVID-19 ini akan hilang sudah selesai dan kondisi lebih baik untuk Indonesia dan masyarakat semua bisa normal kembali kehidupan kita,” kata Tanto.

Sementara itu Sekretaris Yayasan Kelenteng Tay Kak Sie Sindoro menambahkan, pihaknya dalam kegiatan menyambut perayaan Imlek tetap menjaga protokol kesehatan. Baik ketika kegiatan bersih-bersih arca di kelenteng, atau nanti saat kegiatan ibadah.

“Kalau saat Imlek nanti kita sembahyang biasa, tidak ada acara resmi yang berkumpul berbareng-bareng tidak ada. Jadi, masing-masing umat sendiri-sendiri dan kita di depan kelenteng juga sudah menyiapkan protokol untuk masuk kita siapkan desinfektan dan saat masuk tetap harus bermasker. Kita tetap menerapkan protokol kesehatan 5M itu,” ujar Sindoro.

Lebih lanjut Sindoro menjelaskan, saat perayaan Imlek tahun ini juga tidak ada pertunjukan atraksi barongsai. Umat sudah diimbau, untuk banyak melakukan ibadah atau sembahyang di rumah masing-masing. (Bud)

Artikel sebelumnyaBenarkah Lumpur Lapindo Kaya Logam Langka Termasuk Lithium?
Artikel selanjutnyaASITA Jateng Sebut Tren Wisata 2022 Lebih ke Alam Terbuka