Mengenal Abdullah Mudzakir, Siswa SMKN 8 Semarang yang Piawai dalam IT dan Coding

Abdullah Mudzakir
Abdullah Mudzakir Siswa SMKN 8 Semarang yang Piawai dalam IT dan Coding. Atas kemampuannya itu, ia mendapat hadiah 5.000 USD dari Google Inc.(Dok Dzakir)

Semarang, Idola 92.6 FM – Abdullah Mudzakir, Siswa Kelas XII SMK Negeri 8 Semarang Jawa Tengah, saat ini dikenal piawai dalam dunia IT dan coding. Kemampuannya mendapat pengakuan dari Google Inc. Dzakir panggilan akrabnya mendapat hadiah 5.000 USD atau setara Rp 75 juta saat berhasil menemukan bug atau celah kerentanan dalam sistem Google.

Dzakir belajar tentang programing secara otodidak.”Awalnya dari laptop kakak yang tidak kepakai, kakak kan ujian akhir sekolah, ujian selesai, laptop aku pakai,”tutur pelajar kelahiran 10 April 2004 itu kepada radio Idola, pagi (21/03) tadi.

Menurut pemuda warga Dusun Karangbolo Desa Lerep Kecamatan Ungaran Barat Kabupaten Semarang ini, pada awal dirinya belajar programing, lanjut ke network.”Ternyata tidak cocok, terus ada yang ngajak belajar cyber security,”tambahnya.

Untuk mengembangkan kemampuannya, Dzakir masuk ke komunitas. Di situlah, dia mendapat pengarahan dari seseorang hingga akhirnya menemukan minat belajar cyber security.

Abdullah Mudzakir
Abdullah Mudzakir, Siswa Kelas XII SMK Negeri 8 Semarang belajar programing secara otodidak. Ia berhasil menemukan bug atau celah kerentanan dalam sistem Google. (Dok Dzakir)

Tekad kuat mengantarkan Dzakir mendapat pengakuan dari google.”Kami cari celah, dan ikut cari celah google, sudah 4 kali. Dan yang kelima baru diakui,”kata pemuda yang bercita-cita punya usaha sendiri ini.

Lalu apa saja yang dibutuhkan Dzakir untuk itu semua? Siapa yang mendukungnya?

Selengkapnya, berikut ini wawancara radio Idola Semarang bersama Abdullah Mudzakir, Siswa Kelas XII SMK Negeri 8 Semarang yang piawi dalam dunia IT dan coding. (yes/her)

Simak podcast wawancaranya:

Artikel sebelumnyaUptown Mal Targetkan 20 Ribu Pengunjung Per Hari Di Semarang
Artikel selanjutnyaBagaimana agar Tak Terbawa Arus dalam Memilih Pemimpin Jelang Pilpres 2024?
blank
Jurnalis senior dan gate keeper Radio Idola Semarang