Mengenal Fahid Nurarrosyid, Petani Milenial asal Gunungkidul Yogyakarta

Fahid Nurarrosyid, Petani Milenial asal Gunungkidul
Fahid Nurarrosyid, Petani Milenial asal Gunungkidul DI Yogyakarta. (Dok Fahid)

Gunungkidul, Idola 92.6 FM – Meski awalnya sempat tidak disukai orangtua dengan pilihannya, Farid Nurarrosyid tetap memilih jalan sebagai petani. Ia mendirikan MasTani Farm di Gunungkidul DI Yogyakarta.

Sejak kecil Fahid sudah biasa membantu kedua orang tuanya bertani. Meski pada awalnya orang tua agak sulit menerima keputusan Fahid untuk bertani namun akhirnya justru mendukung. Malah modal pertama, ia dipercaya untuk menggarap lahan sawah milik orang tuanya.”Belajarnya langsung karena orang tua, binaan orang tua karena dari kecil ortu bertani,”tutur pemuda yang mulai serius menekuni bidang pertanian sejak tahun 2018 itu, kepada radio Idola pagi (24/01) tadi.

Setelah serius, Fahid baru memikirkan “brand” produk karena alasan awal bertani adalah ingin dekat dengan orang tua. Sebelumnya Fahid memang bekerja di kota, namun akhirnya pulang ke desa agar bisa berbakti dan lebih dekat dengan orang tua.”Kapan lagi berbakti kepada ortu,”tuturnya.

Lahan tanaman melon
Lahan tanaman melon milik Fahid Nurarrosyid, Petani Milenial asal Gunungkidul DI Yogyakarta dan pendiri MasTani Farm. (Dok Fahid)

Gunungkidul merupakan salah satu daerah yang kekurangan air. Walau sekarang tidak lagi kekurangan air, tapi malah kadang banjir. Guna menyiasati agar lahannya tak kekurangan air dan tak boros air, Fahid menggunakan sistem tetes untuk menyirami.

Lalu bagaimana usaha Fahid untuk mengembangkan budidaya melon dan mengajak petani di sekitarnya? Apa saja yang dilakukan Fahid hingga meraih penghargaan sebagai petani berprestasi di tingkat DI Yogyakarta?

Selengkapnya, berikut ini wawancara radio Idola Semarang bersama Fahid Nurarrosyid, petani milenial dan pendiri MasTani Farm asal Gunungkidul DI Yogyakarta. (yes/her)

Simak podcast wawancaranya:

Artikel sebelumnya24 Ribu Orang Daftar Panwaslu Desa/kelurahan
Artikel selanjutnyaBagaimana Kita Menyikapi Konten di Medsos yang Seringkali Mengandung Materi Negatif?
Jurnalis senior dan gate keeper Radio Idola Semarang