Ekonomi Masih Belum Stabil Tapi Sektor Jasa Keuangan Tetap Terjaga, Ini Kata OJK

Perscon OJK RI
OJK RI gelar perscon secara daring.

Semarang, Idola 92,6 FM-Stabilitas sektor jasa keuangan hingga 30 April 2024 tetap terjaga, tercermin dari kinerja intermediasi yang kontributif serta likuiditas sektor jasa keuangan dan permodalan yang kuat.

Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar mengatakan perekonomian global masih dipenuhi ketidakpastian, akibat dampak ketegangan geopolitik. Dalam waktu dekat, kondisi tersebut belum banyak mengalami perubahan. Pernyataan itu disampaikan dalam konferensi pers RDKB April 2024, Senin (13/5).

Mahendra menjelaskan, indikator ekonomi global seperti kinerja ekonomi Amerika Serikat dilaporkan melambat sebesar 1,6 persen pada kuartal I 2024.

Angka tersebut turun jika dibandingkan kinerja kuartal IV-2023 sebesar 3,4 persen.

Menurutnya, akibat beberapa perkembangan tersebut diprediksi Bank Sentral AS akan terus menahan suku bunga acuannya pada waktu dekat ini.

“Tentu esensinya kondisi global tidak mudah, dan nampaknya dalam waktu dekat belum akan semakin mudah. Sehingga kita antisipatif dan lakukan langkah-langkah yang disampaikan, sehingga stabilitas sektor jasa keuangan maupun masing-masing bidang dan industri bisa terjaga baik,” kata Mahendra.

Lebih lanjut Mahendra menjelaskan, perekonomian domestik mengalami peningkatan yang mengindikasikan pemulihan permintaan pada periode pemilihan umum (pemilu) dan bulan Ramadan.

Kendati demikian, tetap harus dicermati normalisasi pertumbuhan ekonomi yang mungkin terjadi.

“Sektor manufaktur juga mengalami peningkatan kinerja, didorong naiknya volume pesanan dan produksi baru. Hal itu merefleksi pertumbuhan ekonomi pada kuartal I 2024, menjadi 5,11 persen dari tahun ke tahun, dibandingkan pertumbuhan pada kuartal IV 5,04 persen,” pungkasnya. (Bud)