Seorang pegawai PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) menunjukkan produk terbarunya, Indomie Hypeabis Mi Nyemek Jogja Rasa Rendang.

Semarang, Idola 92,6 FM-Indomie kembali menggoda lidah pecinta mi instan Tanah Air lewat inovasi terbarunya, Indomie Hypeabis Mi Nyemek Jogja Rasa Rendang.

Produk anyar dari PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) ini, memadukan kelezatan kuliner khas Yogyakarta dengan cita rasa rendang yang sudah lekat dengan karakter Indomie.

Terinspirasi dari kuliner legendaris Jogja, Warmindo Mie Nyemekee Bu Siti, varian ini menghadirkan sensasi mi nyemek dengan kuah kental, manis gurih khas Jawa serta aroma bawang putih yang menggugah selera.

Karakter tersebut kemudian diperkaya dengan sentuhan rasa rendang yang kuat, menciptakan perpaduan rasa lokal yang unik dan berbeda.

HR Manager PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk Ananto Pramandhika mengatakan peluncuran produk ini merupakan bagian dari upaya Indomie, untuk terus menghadirkan inovasi yang dekat dengan keseharian masyarakat. Hal itu dikatakan saat ditemui di Semarang, Rabu (17/12).

“Kami melihat mi nyemek sebagai salah satu ikon kuliner Jogja yang sangat familiar dan punya cerita. Melalui Indomie Hypeabis Mi Nyemek Jogja Rasa Rendang, kami ingin menghadirkan pengalaman menikmati kuliner lokal dengan sentuhan rasa khas Indomie yang lebih berani dan nendang,” kata Ananto.

Menurut Ananto, perpaduan rasa manis gurih ala mi nyemek dengan bumbu rendang dipilih untuk memberikan pengalaman baru tanpa menghilangkan karakter asli kuliner tersebut.

“Kami berharap produk ini tidak hanya dinikmati sebagai mi instan, tetapi juga menghadirkan nostalgia dan kedekatan emosional bagi konsumen,” jelasnya.

Ananto menjelaskan, dari sisi rasa, Indomie Hypeabis Mi Nyemek Jogja Rasa Rendang menawarkan tekstur mi yang pas dengan kuah nyemek yang tidak berlebihan, menghasilkan sensasi lezat, medok dan hangat di lidah, layaknya menikmati mi nyemek di warung khas Jogja.

“Indomie Hypeabis Mi Nyemek Jogja Rasa Rendang akan segera tersedia di seluruh kanal distribusi, baik modern trade maupun traditional trade, di berbagai wilayah Indonesia, dan diharapkan menjadi pilihan baru bagi pencinta mi instan dan kuliner Nusantara,” pungkasnya. (Bud)