Boedyo Dharmawan, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Jateng.

Semarang, Idola 92,6 FM-Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Jawa Tengah, memerkuat sinergi dengan pemerintah pusat lewat penyamaan data kebutuhan perumahan.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Jateng Boedyo Dharmawan mengatakan kerja sama tersebut akan memerkuat sinergi pusat dan daerah, dalam penanganan perumahan. Hal itu dikatakan saat ditemui di kantornya, kemarin.

“Alhamdulillah, hari ini kami menandatangani perjanjian kerja sama dengan Balai BP3KP Jawa III Kementerian PKP, untuk berkolaborasi terkait data kependudukan dan sistem informasi Simperum,” kata Boedyo.

Boedyo menjelaskan, aplikasi Simperum dikembangkan sebagai basis data awal penyelesaian backlog perumahan, baik dari sisi kelayakan huni maupun kepemilikan.

Sistem tersebut telah digunakan hingga tingkat desa, sehingga proses pembaruan data berjalan optimal.

“Akun-akun sudah terdistribusi sampai kabupaten dan desa. Updating data menjadi lebih baik, dan seluruh progres penanganan RTLH dapat dimonitor setiap saat secara real time,” jelasnya.

Lebih lanjut Boedyo menjelaskan, nantinya data Simperum juga akan diintegrasikan dengan aplikasi Klinik PKP milik Kementerian PKP.

Dengan integrasi ini, seluruh tahapan mulai dari persiapan hingga pelaksanaan pembangunan rumah, akan termonitor langsung oleh pemerintah pusat.

“Kami berharap sinergi ini menguntungkan semua pihak, mempercepat penanganan RTLH, serta memperkuat basis data perumahan yang valid dan akuntabel,” pungkasnya. (Bud)