Semarang, Idola 92,6 FM-Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengingatkan masyarakat, terkait penyakit cacar air (varicella) bukanlah penyakit ringan yang bisa disepelekan.
Selain berpotensi menimbulkan komplikasi serius, infeksi virus varicella juga dapat memicu munculnya herpes zoster di kemudian hari, terutama saat daya tahan tubuh menurun.
Ketua Umum IDAI Piprim Basarah Yanuarso mengatakan virus penyebab cacar air dan herpes zoster sejatinya sama, apabila seseorang terinfeksi cacar air, maka virus tersebut tidak sepenuhnya hilang dari tubuh melainkan dapat “tidur” atau dorman dalam jangka panjang. Hal itu disampaikan melalui siaran pers secara daring, kemarin.
“”Virusnya itu sama. Pada cacar air terjadi infeksi primer, lalu virus akan dorman di tubuh. Suatu saat, terutama saat usia lanjut atau ketika daya tahan tubuh menurun, virus ini bisa muncul kembali dalam bentuk herpes zoster,” kata Piprim.
Menurut Piprim, penyakit cacar air sebenarnya dapat dicegah secara efektif melalui imunisasi varicella. IDAI merekomendasikan vaksin varicella diberikan sejak usia satu tahun sebanyak dua kali.
“Imunisasi varicella dua kali itu tingkat perlindungannya sangat tinggi, sekitar 99 persen. Hampir mendekati 100 persen,” jelasnya.
Piprim menjelaskan, selain mencegah cacar air pada anak, vaksinasi varicella juga terbukti dapat menurunkan risiko terjadinya herpes zoster di usia lanjut.
Hal ini menjadi penting mengingat herpes zoster kerap menimbulkan nyeri hebat dan komplikasi pada lansia.
Meski cacar air pada anak umumnya ringan, penyakit ini bisa bergejala lebih berat pada remaja dan orang dewasa, terutama pada mereka yang memiliki penyakit penyerta atau komorbid.
“Pada kelompok tertentu, cacar air bisa menimbulkan komplikasi serius, termasuk radang otak. Jadi pencegahan tetap jauh lebih baik dibandingkan harus menghadapi penyakitnya,” imbuhnya.
Lebih lanjut Piprim menjelaskan, kebiasaan lama di masyarakat yang sengaja memertemukan anak-anak agar tertular cacar air dengan alasan supaya kebal, justru berisiko dan tidak dapat dibenarkan secara medis.
“Memang setelah kena cacar air bisa kebal, tapi virusnya akan tetap tinggal di tubuh dan bisa muncul lagi saat lansia sebagai herpes zoster. Karena itu vaksinasi jauh lebih aman dibandingkan infeksi alami,” pungkasnya. (Bud)













