Sekda Sumarno memberi penjelasan terkait program mudik dan balik gratis Lebaran 2026.

Semarang, Idola 92,6 FM-Pemprov Jawa Tengah terus mematangkan persiapan penyelenggaraan program mudik dan balik rantau gratis, pada Lebaran 2026 nanti.

Sekda Sumarno mengatakan pihaknya mengajak stakeholder yang ada, untuk memastikan kesiapan dalam memfasilitasi masyarakat Jateng dapat mudik dan kembali ke perantauan dengan aman dan nyaman. Hal itu dikatakan saat ditemui di Semarang, kemarin.

Menurutnya, program mudik dan balik rantau merupakan agenda rutin tahunan yang terus dievaluasi dari tahun ke tahun.

“Yang kita lakukan ini adalah untuk memudahkan saudara-saudara kita agar bisa mudik dengan aman dan selamat. Berbagai permasalahan di tahun-tahun sebelumnya tentu menjadi bahan evaluasi untuk kita perbaiki di tahun 2026,” kata Sumarno.

Sumarno mengapresiasi kontribusi seluruh pihak yang terlibat, mulai dari pemerintah kabupaten/kota h BUMN, BUMD dan dunia usaha yang turut menyediakan armada transportasi.

Namun demikian, nantinya seluruh kendaraan dan kru yang bertugas benar-benar memenuhi instrumen persyaratan yang telah ditetapkan pemerintah.

“Tidak boleh ada satu pun aspek keselamatan yang terabaikan dalam pelaksanaan mudik dan balik rantau,” jelasnya.

Lebih lanjut Sumarno menjelaskan, hingga saat ini, Pemprov Jateng telah menginventarisasi ada 349 unit bus dan 20 armada kereta api untuk melayani mudik dan balik rantau Lebaran 2026.

Jumlah tersebut masih akan terus ditambah hingga menyamai periode sebelumnya, yakni sebanyak 383 unit bus.

“Untuk sampai saat ini kita masih punya pekerjaan rumah, karena jumlah armada yang ada masih di bawah tahun 2025 kemarin, tapi kita berupaya untuk minimal sama dan syukur-syukur nanti ada tambahan armada,” pungkasnya. (Bud)