Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah Taufiq Kurniawan (kiri) melihat langsung proses pengecekan tangki timbun di salah satu SPBU di Kudus.

Semarang, Idola 92,6 FM – Pertamina menutup sementara operasional dua SPBU, karena ketinggian air banjir melampaui batas operasional.

Keduanya ada di wilayah Kabupaten Kudus, karena terindikasi mengandung air.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah Taufiq Kurniawan mengatakan kedua SPBU tersebut, saat ini dilakukan proses pengecekan menyeluruh, sesuai standar operasional prosedur. Hal itu dikatakan melalui siaran pers secara daring, kemarin.

Menurut Taufiq, kedua SPBU tersebut akan dibuka kembali apabila dinyatakan aman dan tidak terdapat keluhan dari konsumen.

“Untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi, Pertamina melakukan pengalihan suplai dan mengimbau masyarakat memanfaatkan SPBU terdekat yang masih beroperasi normal. Pertamina Patra Niaga menegaskan, akan terus memantau kondisi lapangan dan berkoordinasi dengan pihak terkait guna menjaga kelancaran distribusi energi di wilayah terdampak bencana,” kata Taufiq.

Taufiq menjelaskan, gangguan distribusi elpiji terjadi di beberapa titik akibat akses yang terputus karena longsor dan banjir.

Tercatat, satu pangkalan elpiji di Jepara dan enam pangkalan elpiji di wilayah Kudus serta satu pangkalan elpiji di Pati sempat terisolasi karena terdampak banjir.

“Kami akan terus memastikan pasokan BBM dan elpiji di wilayah Jepara, Kudus, dan Pati tetap dalam kondisi normal meski sejumlah daerah terdampak banjir akibat cuaca buruk dan tingginya curah hujan di kawasan Pantura,” pungkasnya. (Bud)