Setahun, 486 Ton Sirip Hiu Dikirim Ke Luar Negeri

IdolaFM, Semarang – Perairan Indonesia terdapat ratusan spesies ikan hiu. Ikan hiu di Tanah Air terkenal jinak dengan ukuran yang tidak terlalu besar. Sayangnya, ikan hiu di Indonesia banyak diburu dan diambil siripnya. Akibatnya, populasi ikan hiu di Indonesia kian terancam kepunahan karena eksploitasi yang berlebihan.

Campaign Director Save Shark Indonesi Riyanni Djangkaru mengatakan, data dari Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) menyebutkan, Indonesia merupakan negara terbesar penghasil sirip hiu. “Setidaknya, ada 1,2 juta ton produk hiu yang diperdagangkan secara global setiap tahunnya,” kata Riyani kepada Idola FM, baru-baru ini.

Menurut Riyani, sudah saatnya, ada tindakan tegas mengenai eksploitasi berlebihan terhadap ikan hiu. Ikan hiu merupakan penyeimbang ekosistem dari piramida makanan karena memiliki fungsi yang tidak dimiliki ikan lainnya.

Sementara itu, Ocean Defender Green Peace Indonesia Afif Saputra, menambahkan, pada 2012 hingga kini, Indonesia berada pada urutan teratas 20 negara penangkap hiu terbesar. Menurutnya, Green Peace mendukung upaya dari Kementerian Perikanan dan Kelautan yang mulai memberantas illegal fishing, meski secara umum belum menyasar pada eksploitasi ikan Hiu.

Riyani menyatakan, masih lemahnya regulasi di Indonesia menjadi celah bagi para penyelundup sirip ikan hiu. Menurut presenter acara petualangan di stasiun TV swasta nasional itu, bila sirip hiu dikenakan pajak tinggi kemungkinan bisa membatasi ruang gerak para pelakunya.

Afif mengungkapkan, dari data Green Peace Indonesia, selama setahun ada 486 ton sirip hiu kering yang dikirim ke luar negeri. “Negara tujuannya adalah Jepang, Tiongkok, dan Singapura.”

Untuk itu, Afif meminta pemerintah Indonesia mengusulkan adanya suaka laut yang akan melestarikan ekosistem bagi makhluk laut yang di ambang kepunahan. Ia mencontohkan, sekitar 40 persen luar perairan dunia hanya untuk kegiatan suaka laut.

Afif berharap ada edukasi yang cukup ke nelayan dan konsumen untuk berhenti mengonsumsi sirip ikan hiu. Sehingga, populasinya akan lebih terjaga di lautan. Mari, selamatkan Hiu! (BudiAris/HeriCS)

Artikel sebelumnyaTak Terawat, Shelter Trans Semarang Disorot
Artikel selanjutnyaJelang Arus Mudik, Semarang Terus Berbenah