Jalur Mranggen – Karangawen Dibeton

Ilustrasi Photo: kotawali.com

Demak, Idola 92.6 FM – Setelah dikeluhkan warga dan pengguna jalan karena kondisinya rusak, akhirnya Jalur Mranggen-Karangawen, mulai diperbaiki oleh Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Tengah. Hal itu disampaikan Kasat Lantas Polres Demak Yoppy Anggi Krisna. Menurut Yoppy, proyek betonisasi jalur Mranggen-Karangawen dikerjakan mulai Kamis (7/4) sampai H-10 lebaran 2016.

Yoppy menuturkan, untuk saat ini pengerjaan di lajur satu Mranggen sepanjang 1,5 km tepatnya di Km 13+200 (Desa Bandungrejo) sampai 14+700 (Pasar Ganefo). Setelah rampung, baru dilanjutkan di jalur Karangawen sepanjang 1,325 km.

“Jadi, sekarang yang dikerjakan di lajur satu Mranggen. Kalau sudah rampung baru ke lajur satu Karangawen,” jelas Yoppy saat dihubungi Redaksi Idola 92.6 FM melalui telephon.

Dia menambahkan, selain dibeton, jalur utama penghubung Semarang – Purwodadi ini juga dilebarkan. “Dari lebar 7 meter, menjadi 12 meter,” bebernya.

Guna memperlancar lalu lintas selama pelaksanaan pekerjaan jalan, petugas kepolisian diterjunkan ke lapangan agar tidak terjadi antrean kendaraan.

”Setiap hari kami menerjunkan 6 petugas guna mengurai kemacetan akibat pekerjaan jalan ini,” tuturnya.

Setiap hari pekerja proyek mengerjakan selama 20 jam dari pukul 8 pagi sampai pukul 4 dinihari. Karena lamanya proyek pekerjaan jalan ini, maka pihaknya mengimbau agar kendaraan bermotor, terutama truk dari arah Purwodadi menuju Semarang melewati Godong-Dempet lalu ke jalan pantura Demak – Semarang.

Adapun dari arah Karangawen menuju Semarang, pengendara bisa melintasi jalan alternatif Plamongan – Bulusari – Waru – Bangetayu. Selain itu, mereka bisa melintas Pos Mintreng – Tlogosih – Dempet – Wonosalam kemudian lingkar pantura. Sebaliknya dari arah Semarang bisa melintasi Pedurungan – Jalan Arteri Soekarno Hatta – Jalan Woltermonginsidi – Genuk, dan pantura Demak. (Yessi Safitri/Heri CS)

Artikel sebelumnyaPolda Jateng Bongkar Sindikat Penjualan Hewan Langka
Artikel selanjutnyaModa Transportasi Umum Harus Segera Dibenahi