BI Minta Perbankan Perketat Pengawasan Terhadap ATM-nya

Wonosobo, Idola 92.6 FM – Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Hamid Ponco Wibowo mengatakan sampai saat ini, belum ada laporan dari masyarakat yang menjadi korban dari skimming. Namun demikian, ia tetap meminta kalangan perbankan tetap meningkatkan kewaspadaan dan antisipasi, agar nasabahnya tidak dirugikan.

Menurutnya, Badan Musyarawah Perbankan Daerah (BMPD) Jateng juga sudah diajak berkoordinasi untuk mencegah kasus skimming terjadi di wilayahnya.

“Sehubungan dengan adanya skimming akhir-akhir ini, tentu saya berharap perbankan untuk segera mungkin mengantisipasi melakukan pengawasan terhadap ATM-nya masing-masing. Saya yakin, bahwa manajemen bank sudah menyiapkan ini semua (antisipasi). Harapannya, tentu tidak ada masyarakat yang menjadi korban,” kata Ponco di Wonosobo.

Lebih lanjut Wibowo menjelaskan, bagi masyarakat agar tidak menjadi korban dari tindakan skimming, ia memberikan sejumlah tips. Di antaranya jika bertansaksi menggunakan kartu debit, agar memilih mesin anjungan tunai mandiri (ATM) di dekat dengan bank bersangkutan. Di samping itu, secara periodik selalu mengganti nomor identitas rahasianya (PIN).

“Sekarang sudah ada tim siber ATM, satuan tugas yang merupakan gabungan dari perbankan dengan kepolisian. Saya harapkan, tim itu bisa mempersempit ruang gerak dari para pelaku skimming,” pungkasnya. (Bud)

Artikel sebelumnyaPasar Saham di Semarang Menggeliat, Sehari Bisa Rp50 Miliar Transaksinya
Artikel selanjutnyaFajar: Saya Tegaskan, Panwaslu Tetap Jaga Netralitas