Ganjar: Borobudur Marathon 2018 Jadi Ajang Budaya dan Wisata

Semarang, Idola 92.6 FM – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengapresiasi keikutsertaan dari peserta Borobudur Marathon 2018, yang berasal dari 28 negara. Di antaranya Malaysia, Kenya, Jepang, Kanada, Italia dan Singapura.

Borobudur Marathon 2018, jelas Ganjar, merupakan event kelima yang diadakan di kawasan Candi Borobudur. Sebab, Borobudur Marathon 2018 tidak hanya ajang olahraga tapi merupakan perpaduan kebudayaan dan pariwisata yang melibatkan sekitar kawasan Borobudur.

Menurutnya, Borobudur Marathon 2018 mendapat sambutan meriah dari dalam negeri dan luar negeri. Sebab, 10 ribu tiket habis terjual hanya dalam hitungan jam.

“Karena kemarin waktu dites dengan pembukaan tiket itu hitungannya jam, langsung sold out tidak lagi bicara minggu. Menurut saya luar biasa. Maka, kita coba event ini akan kita kembangkan. Dulu Borobudur Marathon hanya sekali, ini kita pakai dua kali dan H-1-nya ada friendship buat yang tidak kebagian tiket,” kata Ganjar, Sabtu (17/11).

Lebih lanjut Ganjar menjelaskan, Borobudur Marathon tahun ini digelar selama dua hari. Hari pertama akan dikhususkan bagi masyarakat dan keluarga, yang tidak kebagian tiket. Sehingga, dibuka event Friendship Run sepanjang 3,7 kilometer.

“Jadi, ada olahraga sambil piknik gitu kira-kira,” pungkasnya. (Bud)

Artikel sebelumnyaKasus Perkataan Bupati Boyolali, Bawaslu: Unsur Pelanggaran Pidana Pemilunya Tak Terpenuhi
Artikel selanjutnyaSukseskan Program Jateng Ijo Royo-royo, Sekda Ajak Korpri Tanam Pohon
Wartawan senior Radio Idola Semarang.