Gelaran Borobudur Marathon 2022 Berikan Dampak Ekonomi Bagi Pelaku Usaha Sekitar

Gelaran Borobudur Marathon 2022
Wisatawan tampak memadati desa wisata di sekitar Candi Borobudur.

Semarang, Idola 92,6 FM – Borobudur Marathon 2022 yang digelar selama dua hari, memberikan efek domino bagi masyarakat setempat khususnya para pelaku usaha dan kuliner. Bahkan, juga meningkatkan jumlah hunian atau okupansi di penginapan semacam hotel maupun homestay.

Adalah Puput Setyo, sebagai pemilik Jamur Borobudur yang bergerak di bidang pengolahan dan budidaya jamur yang ada di sekitar Borobudur menyambut positif gelaran Borobudur Marathon 2022.

Puput menjelaskan, efek dari Borobudur Marathon bisa dirasakan masyarakat sekitar terutama para pelaku usaha. Hal itu terbukti, karena jumlah kunjungan yang meningkat dibandingkan sebelum ada gelaran Borobudur Marathon.

Menurutnya, peningkatan jumlah pengunjung dari adanya gelaran Borobudur Marathon berimbas pada penjualan antara 30-40 persen dari biasanya.

“Dari pagi tadi sudah ada lebih dari 200an pengunjung yang datang. Meski ada pengunjung yang mengeluh harus muter dulu jalannya karena ditutup, tapi mereka tidak masalah dan tetap sampai ke sini,” kata Puput.

Lebih lanjut Puput menjelaskan, para pengunjung yang datang kebanyakan dari luar Kabupaten Magelang dan sebagian besar berasal dari Kota Bandung dan Jakarta.

Sementara itu Ketua Paguyuban Kampung Homestay Muslih menyatakan, dampak dari kegiatan Borobudur Marathon 2022 cukup dirasakan masyarakat dan pelaku usaha setempat. Terutama bagi para pemilik homestay yang ada di sekitar Candi Borobudur.

Muslih menyatakan, sampai dengan saat ini okupansi dari homestay di sekitar Candi Borobudur sudah mencapai 80 persen.

Menurutnya, setelah masa pandemi homestay ramai pengunjung hanya ketika ada kegiatan di kompleks Candi Borobudur saja.

“Kalau weekend biasa okupansi tidak sampai 80 persen, dari 30 homestay yang ada dengan 140an kamar. Paling hanya 45 persen saja,” ujar Muslih.

Muslih berharap, di kawasan Candi Borobudur lebih sering diadakan kegiatan dengan penyedot wisatawan datang.

Semakin banyak wisatawan yang datang di ajang atau kegiatan wisata di Candi Borobudur, akan berimbas pada perekonomian masyarakat sekitar.

Diketahui, Borobudur Marathon digelar pada 12-13 November 2022. Terdiri dari Elite Race yang menempuh jarak 42,195 kilometer dan Young Talent dengan jarak 10 kilometer. (Bud)

Artikel sebelumnyaMengenal Inovasi Boneka Geometri karya tim Mahasiswa UM Surabaya
Artikel selanjutnyaApindo Jateng Minta Pemerintah Terapkan PP 36 Sebagai Dasar Penetapan UMP 2023
Wartawan senior Radio Idola Semarang.