Juwari, Sang Penyelamat Mata Air dari Imogiri DIY

Juwari, petani sederhana ini prihatin dengan banyaknya lahan tidur di wilayahnya yang tak bisa ditanami saat musim kemarau. Dengan bekal semangat, dia membuat embung-embung kecil. Berkat usahanya, dia berhasil menyelamatkan mata air di daerahnya di Dusun Nawungan, Desa Selopamioro, Imogiri, Bantul DIY.

Juwari Saat Menerima Penghargaan Kalpataru 2018.

Keberadaan embung mempermudah pengairan terutama di musim kemarau, sehingga petani tetap bisa bercocok tanam. Akhirnya, Juwari berhasil menggerakkan warga sekitar untuk bersama-sama membangun embung. Atas aksinya, Juwari mendapat anugrah Kalpataru 2018 kategori perintis.

Selain itu, Juwari juga memperkenalkan metoda terasering pada petani yang digunakan untuk menanam tanaman semusim seperti bawang dan tanaman keras. Terasering juga berhasil mengatasi erosi. Tak berhenti sampai di situ, dia juga mengenalkan pertanian berbasis organik untuk menghasilkan sayuran organik. (donas)

Berikut perbincangan bersama Juwari, Sang Penyelamat Mata Air dari Imogiri DIY:

Artikel sebelumnyaMengurai Silang Sengkarut Polemik Impor Beras 2 Juta Ton
Artikel selanjutnyaPertamina Tambah Titik Distribusi Pertamax Turbo di Semarang

BERIKAN KOMENTAR

Tulis komentar anda!
Tulis nama anda disini