Pertamina Tambah Titik Distribusi Pertamax Turbo di Semarang

Semarang, Idola 92.6 FM – General Manger Pertamina MOR 4 Yanuar Budi Hartanto mengatakan Pertamax Turbo cukup banyak diminati masyarakat, terutama pengguna kendaraan dengan spesifikasi mesin berstandar Euro 4 atau berteknologi supercharger dan turbocharger. Bahkan, untuk wilayah Pertamina MOR 4, BBM berangka oktan 98 ini cukup banyak peminatnya.

Yanuar menjelaskan, selama ini untuk menyuplai BBM Pertamax Turbo di wilayahnya harus mendatangkan pasokan dari Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Surabaya Group dan Balongan. Sehingga, ketika pasokan mengalami kendala dan di SPBU tidak tersedia, para konsumen terpaksa membeli BBM di bawah kelas Pertamax Turbo. Hal itu dikatakannya, ketika membuka pengiriman perdana Pertamax Turbo di TBBM Semarang Pengapon, Kamis (20/9).

Oleh karena itu, jelas Yanuar, guna memenuhi kebutuhan Pertamax Turbo yang terus meningkat di wilayah Jateng-DIY, pihaknya menambah titik distribusi Pertamax Turbo di TBBM Semarang Group. Sehingga, TBBM Semarang Group menjadi TBBM ke-15 yang mendistribusikan Pertamax Turbo dari 116 TBBM di seluruh Indonesia.

Menurutnya, selama ini pasokan Pertamax Turbo yang didatangkan dari TBBM Surabaya Group dan Balongan itu rerata 21,5 Kilo Liter per hari. Dengan tersedianya Pertamax Turbo di TBBM Semarang Group, piihaknya menargetkan bisa terserap 40 KL per hari di wilayah MOR 4.

“Tingkat konsumsi Pertamax Turbo lebih kurang 1.200 KL per bulan di wilayah MOR 4. Untuk SPBU yang sudah menjual Pertamax Turbo total 92 unit awalnya, dan kita tambahi delapan unit pada 1 September kemarin sehingga total 100 SPBU di seluruh wilayah MOR 4,” kata Yanuar.

Yanuar lebih lanjut menjelaskan, dengan penambahan titik distribusi Pertamax Turbo di Semarang, diharapkan tingkat konsumsi Pertamax Turbo bisa naik dua kali lipat dari sebelumnya. Karena, TBBM Semarang Group sekarang bisa mengirim langsung ke SPBU di wilayah Semarang hingga Pekalongan sampai Rembang.

“Kapasitas tangki Pertamax Turbo di TBBM Semarang Group mencapai 350 KL, dan bisa membantu meningkatkan layanan kepada pelanggan. Sehingga, tidak ada lagi keterlambatan pengiriman Pertamax Turbo ke SPBU,” tandasnya. (Bud)

Artikel sebelumnyaJuwari, Sang Penyelamat Mata Air dari Imogiri DIY
Artikel selanjutnyaJoko Purnomo: 7 Daerah Tak Punya Gudang Logistik