Presiden Jokowi Tegaskan Dana Desa Cair Tidak Ada Hubungannya Dengan Tahun Politik

Semarang, Idola 92.6 FM – Presiden Joko Widodo mengatakan rencana pencairan dana desa/kelurahan pada Januari 2019 mendatang, tidak ada hubungannya dengan tahun politik. Pencairan dana desa/kelurahan tersebut juga harus melalui persetujuan dewan, dan jatuh pada 2019.

- Advertisement -

Menurut Presiden Jokowi, dana desa/kelurahan merupakan masukan dari para wali kota/bupati yang juga mendapatkan masukan dari pihak kelurahan.

“Kalau saya lihat, itu masukan-masukan para wali kota. Yang dapat masukan dari desa/kelurahan untuk bisa mendapatkannya (dana). Karena kebutuhan di desa/kelurahan tidak sama setiap daerah, dan belum tentu wilayahbkota lebih baik dari di perdesaan,” kata Jokowi usai mengunjungi Pondok Pesantren Al Itqon Pedurungan, Kota Semarang, Sabtu (20/10).

Lebih lanjut Jokowi menjelaskan, pencairan dana desa/kelurahan tersebut terlontar saat menghadiri Temu Karya Nasional Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) XX dan Pekan Inovasi Perkembangan Desa/Kelurahan (PINDesKel) 2018 di Garuda Wisnu Kencana (GWK) Cultural Park, Ungasan, Kuta Selatan, Badung, Jumat (19/10).

Sementara itu, saat berada di Ponpes Al Itqon Pedurungan Semarang, Presiden Jokowi meminta para santri tidak mudah terpancing isu hoax. Termasuk, isu hoax yang menyerang dirinya.

“Jelang pemilihan wali kota, pemilihan bupati, gubernur, presiden, yang namanya di medsos bertebaran hoax, fitnah, saling mencela. Itu bukan tata krama Indonesia, bukan etika Indonesia, bukan etika Islami kita,” jelas Jokowi.

Ketua Yayasan Al-Wathoniyah Ponpes Al Itqon, KH Ubaidullah Shodaqoh mengaku bangga dengan sikap Presiden Jokowi. Meski diterpa banyak hoax dan fitnah, namun tetap terlihat sabar dan tegar.

“Kami bangga, meski banyak fitnah dan rintangan, beliau tetap sabar dan lembut kasih sayang kepada rakyatnya. Ini kehormatan baru pertama kali ada presiden ke sini,” ucapnya. (Bud)