Atasi Biaya Kargo Pesawat Mahal, Ganjar Coba Kerja Sama Dengan TNI Kirim Komoditas Pertanian ke Luar Pulau Jawa

Semarang, Idola 92.6 FM – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan pemprov tidak akan tinggal diam, untuk membantu kesejahteraan para petani di provinsi ini. Termasuk, para petani bawang merah dan cabai yang kerap mengeluh karena mengalami kerugian karena harga anjlok.

Upaya untuk meningkatkan kesejahteraan para petani, jelas Ganjar, dengan cara menjual produk hasil pertanian Jateng ke luar Pulau Jawa. Sebab, pemprov sudah menemukan pasar yang bagus di luar Pulau Jawa. Yakni di Padangraya, Kalimantan Tengah. Kemudian juga ada di Batam dan Kalimantan Selatan.

Menurutnya, untuk mengirim produk komoditas ke luar Pulau Jawa dengan biaya transportasi terjangkau pihaknya sedang mencari mekanisme subsidi transportasi. Apakah akan menggunakan dana pemerintah, bantuan sosial pihak swasta atau bekerjasama dengan TNI menggunakan pesawat Hercules.

“Sekarang dipermasalahan cabai dan bawang merah, ada kenaikan biaya kargo. Jadi, kita tidak bisa ngirim. Mahal sekali, dari Rp12 ribu menjadi Rp34 ribu per kilogram. Ini yang kita lagi minta apakah boleh mendapatkan kemudahan? Baik dalam bentuk subsidi transportasi umpamanya. Untuk pemasaran ke luar Pulau Jawa yang sudah dilakukan pengirima dari Kebumen dan Banjarnegara ke pasar Padangraya,” kata Ganjar, Jumat (15/2).

Lebih lanjut Ganjar menjelaskan, beberapa mekanisme subsidi transportasi yang dipikirkan itu untuk mengatasi anjloknya harga pertanian. Sehingga, mampu mengendalikan inflasi yang ada di Jateng.

“Soal jarak dan waktu bisa dipangkas menggunakan pesawat terbang, tapi persoalannya biaya kargo pesawat mahal,” tandasnya. (Bud)

Artikel sebelumnyaBawaslu Jateng Tetap Ingatkan Tim Prabowo Tak Kampanye di Masjid Agung Semarang
Artikel selanjutnyaBagaimana Mengatasi Problem Stunting di Tengah Menyongsong Puncak Bonus Demografi?