Daging Kurban di Jateng Tak Ditemukan Penyakit Berbahaya

Semarang, Idola 92.6 FM – Ketua Cabang Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Jawa Tengah I, Theresia Ana Ekawati mengatakan pihaknya bersama Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan selama Hari Raya Idul Adha menyebar dokter hewan ke 35 kabupaten/kota di provinsi ini. Tujuannya, untuk memantau dan memastikan hewan kurban sebelum dibagikan ke masyarakat dalam keadaan aman dan layak konsumsi.

- Advertisement -

Pengawasan tidak hanya dilakukan di rumah pemotongan hewan kurban, jelas Theresia, tapi juga ke sejumlah masjid di provinsi ini. Hal itu untuk memastikan daging kurban aman, sehat, utuh dan halal atau ASUH.

Menurutnya, dengan kondisi daging kurban layak konsumsi akan mencegah penularan penyakit dari hewan ke manusia.

“Untuk yang Jawa Tengah I ini ada 51 dokter hewan terjun ke lapangan. Sebelumnya, sudah dilatih tentang pemeriksaan hewan. Mereka menyebar di seluruh wilayah Jawa Tengah I. Sampai saat ini, semua masih aman dalam kondisi baik,” kata Theresia, kemarin.

Theresia lebih lanjut menjelaskan, para petugas dokter hewan yang terjun ikut pengawasan itu sudah mendapat pelatihan tentang memerlakukan hewan kurban dengan baik.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Jateng Lalu Muhammad Syafriadi menyatakan, setidaknya ada dua ribu petugas gabungan yang disebar ke sejumlah wilayah untuk memantau penyembelihan hewan kurban hingga proses pendistribusiannya.

“Pemotongan hewan kurban itu diawasi dengan benar, untuk menjaga kualitas dagingnya. Dari segi kesehatan dan keamanan juga tetap terjaga,” ucap Lalu. (Bud)

BERIKAN KOMENTAR

Tulis komentar anda!
Tulis nama anda disini