PLN Siap Wujudkan Budaya K3 di Lingkungan Kerja

GM PLN UID Jateng-DIY Agung Nugraha (memakai batik) melihat perlengkapan keselamatan kerja milik petugas di apel K3, Senin (4/3).

Semarang, Idola 92.6 FM – Dalam upaya mewujudkan komitmen kerja yang aman sesuai dengan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), PLN Unit Induk Distribusi Jawa Tengah-Yogyakarta menggelar Apel Akbar Bulan K3 Nasional 2019 di halaman Kantor Unit Pelaksana Pendidikan dan Pelatihan Semarang, Senin (4/2). Kegiatan tersebut diikuti sekira 250 petugas dari seluruh unit gabungan PLN se-wilayah Jateng-DIY.

General Manager PLN UID Jateng-DIY Agung Nugraha mengatakan pada apel K3 tersebut, mengangkat tema “Peduli, Taat, Tanggap”. Tujuannya, untuk menanamkan budaya K3 kepada seluruh insan PLN dan para mitra kerjanya.

Menurutnya, peringatan bulan K3 nasional tahun ini juga diisi berbagai kegiatan sosial yang melibatkan masyarakat. Di antaranya workshop K3 dan sosialisasi program K3 ke instansi pendidikan.

Agung menjelaskan, untuk sosialisasi program K3 dilakukan di tiga sekolah yang ada di wilayah Jateng-DIY. Yakni SDN Rowosari 1, SMP 19 dan SMA 15 Semarang. Materinya disampaikan Pejabat Pelaksana K3L dari UP3 Semarang, Lilik Sudaryanti bersama pejabat pelaksana dari UP3 Salatiga, UP3 Demak dan UP2D Jateng-DIY.

“Mari kita tingkatkan kesadaran pentingnya K3 serta pengawasan, karena kecelakaan kerja tidak hanya menyebabkan kematian, kerugian materiil, moril dan pencemaran lingkungan, namun juga bisa memengaruhi produktivitas dan kesejahteraan,” kata Agung dikutip dari rilis.

Dengan diadakan apel K3 di lingkungan PLN UID Jateng-DIY, lanjut Agung, diharapkan petugas PLN akan terus meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap keselamatan dan kesehatan kerja. Yakni, dengan melakukan langkah-langkah komprehensif guna mencegah terjadinya kecelakaan yang bisa merugikan pekerja.

“Apel akbar bulan K3 nasional adalah salah satu kegiatan rutin tahunan PLN, sebagai bentuk konsistensi PLN dalam implementasi budaya K3 dan zero accident,” jelasnya.

Pejabat Pelaksana K3L dari UP3 Semarang Lilik Sudaryanti menambahkan, pengetahuan tentang K3 juga perlu diberikan kepada siswa sejak dini. Tujuannya, agar ketika masuk dunia kerja sudah paham tentang K3.

“Kegiatan sosialisasi K3L kepada instansi akademik ini dimaksudkan, untuk menambah wawasan para siswa dan siswi tentang kepedulian mereka terhadap pengelolaan lingkungan sedini mungkin,” ucap Lilik. (Bud)

Artikel sebelumnyaGanjar: Pemprov Kucurkan Rp17 Miliar Untuk Pembangunan Jembatan Kali Keruh
Artikel selanjutnyaSongsong Indonesia Emas 2045, Kaum Milenial Harus Mampu Buka Lapangan Kerja Baru Berbasis Ekonomi Digital

BERIKAN KOMENTAR

Tulis komentar anda!
Tulis nama anda disini