Tawarkan Produk UMKM ke Negara Beruang Putih, Gubernur Titip ke Dubes RI Untuk Rusia

Gubernur Ganjar Pranowo mendengarkan penjelasan dari Kepala Dinperindag tentang produk yang akan ditawarkan ke luar negeri.

Semarang, Idola 92.6 FM – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan pemprov tidak pernah putus asa, di dalam mengangkat produk UMKM naik kelas dan dijual sampai keluar negeri. Setelah memberikan fasilitas berjualan di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang lewat Galeri UKM, pemprov dalam waktu dekat juga akan menawarkan produk hasil UMKM ke pasar Rusia.

Menurutnya, pemprov sudah berbicara dengan Duta Besar RI untuk Federasi Rusia dan Republik Belarusia, Mohamad Wahid Supriyadi untuk membawa produk UMKM asal Jateng dan dipromosikan ke negara beruang putih itu. Karena, banyak produk UMKM dari Jateng yang sebenarnya bisa dipasarkan dan diminati masyarakat Rusia.

Ganjar menjelaskan, pihaknya juga siap mengirim tim khusus untuk ikut menjelaskan keunggulan dari produk UMKM asal Jateng kepada masyarakat Rusia. Sebab, hal itu juga pernah dilakukan saat pameran di Jeddah, Arab Sauid dan mampu membawa pulang 13 kontrak perdagangan.

“Ternyata, produk-produk halal yang ada seperti kosmetik dan makanan itu diminati. Harapan kita nanti, itu disampaikan ke sana dan kalau mereka setuju ada pameran di April dan Agustus. Begitu itu disampaikan, kita akan ikut. Dulu sudah pernah diundang, tapi saya engga mau ikut karena engga ada yang beli. Kok saya suruh datang,” kata Ganjar, Jumat (8/3).

Duta Besar RI untuk Federasi Rusia dan Republik Belarusia, Mohamad Wahid Supriyadi menambahkan, dari sekian banyak hal yang disukai warga Rusia dari Indonesia, kerajinan dan seni serta fesyen paling diminati. Sebab, setiap menggelar acara Bazar Indonesia dan Festival Indonesia di Moscow selalu dipadati pengunjung.

“Pengunjung bazar sampai membludak hingga 135 ribu orang. Tidak ada barang yang tidak laku dijual di sana. Ada batik, lurik, nasi goreng hingga sambel,” ujar Wahid. (Bud)

Artikel sebelumnyaSeberapa Krusial dan Mengapa Satu Suara dalam Proses Demokrasi Begitu Berharganya?
Artikel selanjutnyaBPJS Kesehatan Ajak Warga Waspadai Gejala Kanker Serviks

BERIKAN KOMENTAR

Tulis komentar anda!
Tulis nama anda disini