BBPLK Semarang Serahkan Baju Hazmat ke Pemprov Jateng

Bantuan baju hazmat dari BBPLK Semarang
Gubernur Ganjar Pranowo menerima bantuan baju hazmat dari BBPLK Semarang di depan lobi kantor gubernuran, Kamis (30/4).

Semarang, Idola 92,6 FM – BBPLK Semarang sudah beberapa waktu lalu, memproduksi alat pelindung diri (APD) berupa masker maupun baju hazmat bagi para tenaga medis yang menangani pasien positif COVID-19. Produksi APD berupa baju hazmat dan masker itu, dikerjakan para peserta pelatihan di bawah pengawasan pembimbing di BBPLK Semarang.

Kepala Bidang Penyelenggaraan dan Pemberdayaan BBPLK Semarang Dodi Suhardiyono mengatakan karena dorongan rasa kemanusiaan, pihaknya memproduksi baju hazmat dan APD untuk para tenaga medis yang menangani pasien positif virus Korona. Baju hazmat dan APD lainnya itu kemudian diserahkan Pemprov Jateng untuk dibagikan ke sejumlah rumah sakit rujukan, Kamis (30/4).

Dodi menjelaskan, bantuan yang diserahkan itu merupakan karya dari para peserta didik pelatihan menjahit di BBPLK selama 10 hari pengerjaan.

“Yang menjahit baju hazmat dan masker itu semua adalah peserta didik, dikerjakan antara 10-20 hari. Dalam sehari, mampu dikerjakan 16 baju hazmat. Dan ini kita berikan 280 pakaian hazmat ke Pemerintah Daerah Jawa Tengah, gugus tugas di daerah. Harapannya, bisa membantu para tenaga medis yang sedang merawat pasien positif COVID-19,” kata Dodi.

Gubernur Ganjar Pranowo mengaku bangga, karena semakin banyak bantuan yang mengalir untuk penanganan pasien COVID-19.

Bahkan, dirinya semakin haru karena ada peserta didik difabel yang ikut berkontribusi menjahit baju hazmat tersebut.

“Tapi Alhamdulillah, sampai hari ini bantuan datang terus. Maka, Insya Allah sampai hari ini cukup. Maka, untuk perawat dan tenaga medis Insya Allah cukuplah. Tidak hanya di tingkat provinsi dan kabupaten/kota saja, tapi sampai tingkat desa semua telepon saya. Mungkin mereka memang lebih membutuhkan juga,” ujar Ganjar.

Lebih lanjut Ganjar menyebutkan, semakin banyak bantuan mengalir maka semakin enteng dalam menangani pandemi ini. Karena tidak hanya kebutuhan APD saja yang terpenuhi, tetapi banyak pihak ikut menyumbang kebutuhan pokok kepada masyarakat sekitar. (Bud)

https://www.instagram.com/tv/B_y1jlGHeWr/?utm_source=ig_web_copy_link

Artikel sebelumnyaMulai 1 Mei Besok Iuran Peserta Mandiri Kembali ke Tarif Sebelum Naik
Artikel selanjutnyaKota Semarang Diprediksi Jadi Episentrum Baru COVID-19, Pemprov Jateng Minta Pemkot Lebih Tegas Lagi