BBWS Cimanuk Cisanggarung Perbaiki Tanggul Sungai di Brebes

Alat berat di Ketanggungan
Alat berat terlihat sedang memerbaiki tanggul sungai di Ketanggungan, Kabupaten Brebes.

Semarang, Idola 92,6 FM – Kabupaten Brebes pada awal tahun kemarin, beberapa wilayahnya sempat diterjang banjir karena tanggul jebol. Yakni, berada di wilayah Kecamatan Ketanggungan.

Kepala BBWS Cimanuk Cisanggarung Happy Mulya mengatakan banjir yang terjadi di sebagian wilayah di Ketanggungan, karena adanya tanggul jebol dan tidak bisa menahan limpasan air dari bagian hulu sungai. Hal itu terjadi, lantaran kerusakan di bagian hulu sungai sangat parah.

Menurutnya, di wilayah Cimanuk Cisanggarung ada 379 titik rawan banjir dan di Kabupaten Brebes ada 49 titik rawan.

Happy menjelaskan, akibat kerusakan di bagian hulu membuat sedimentasi di sungai menjadi bertambah parah. Akibatnya, sungai tidak mampu menampung debit air.

“Saat ini tanggul jebol itu di Ketanggungan, Brebes. Banjir kemarin pada 8 Januari itu, ada beberapa titik yang limpas atau jebol. Selain jebol, ada limpas dan di situ sedimentasi tinggi sekali. Kita akan tangani dari hulu ke hilir. Kira-kira antara 500 meter sampai satu kilometer,” kata Happy, kemarin.

Sedimentasi yang parah di sungai di wilayah Ketanggungan, juga diakui Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Jebolnya tanggul sungai diperparah, dengan adanya kerusakan hutan di bagian hulu. Oleh karena itu, Pemkab Brebes harus memetakan kerusakan di bagian hulu sungai untuk segera diambil tindakan penyelamatan.

“Ini spesial, bukan tanggulnya yang jebol tapi enggak ada tanggulnya. Maka, sedimentasinya sangat tinggi. Hampir-hampir antara jalan dengan permukaan airnya itu terlalu pendek. Nah sekarang, khusus untuk Brebes ini dibuat tanggul baru,” ujar Ganjar.

Lebih lanjut Ganjar menjelaskan, masyarakat juga harus mau pedulu dengan penyelamatan dan kelestarian lingkungan di tengah perubahan cuaca yang semakin ekstrem. Jika tidak segera diantisipasi, akan menimbulkan bahaya bagi masyarakat. (Bud)

Artikel sebelumnyaPLN Sediakan SPKLU Untuk Dorong Masyarakat Mulai Beralih Gunakan Energi Listrik
Artikel selanjutnyaMenuju Indonesia Maju 2045, Apa yang Mesti Disiapkan Dalam Kurun Waktu 10 tahun ke Depan?

BERIKAN KOMENTAR

Tulis komentar anda!
Tulis nama anda disini