Distanak Keswan Jateng Vaksinasi Ternak di Wilayah Yang Berdekatan dengan DIY

Semarang, Idola 92,6 FM – Kasus Anthraks yang terjadi di wilayah Kecamatan Ponjong Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta perlu mendapat perhatian dari semua pihak. Terutama dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Jawa Tengah, untuk melakukan antisipasi masuknya ternak dari wilayah Gunungkidul ke provinsi ini.

Lalu Muhamad Syafriadi
Lalu Muhamad Syafriadi, Kepala Distanak Keswan Jateng.

Kepala Distanak Keswan Jateng Lalu Muhamad Syafriadi mengatakan pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Pemkab Wonogiri dan Klaten serta kabupaten lain, yang wilayahnya bersinggungan dengan Yogyakarta. Bahkan, pihaknya juga telah membentuk satuan tugas (satgas) untuk melakukan pemantauan dan pemeriksaan terhadap hewan-hewan ternak yang ada di wilayah Jateng.

Lalu menjelaskan, pihaknya juga terus melakukan vaksinasi kepada daerah-daerah yang potensial terjangkit penyakit Anthraks. Utamanya, daerah-daerah yang sebelumnya mendapat pasokan hewan ternak dari wilayah Gunungkidul.

“Kita juga melakukan vaksinasi di daerah-daerah yang terancam. Kemudian yang terpenting, peningkatan kualitas pengawasan lalu lintas ternak yang memasuki Jawa Tengah. Khususnya yang dari Gunungkidul. Kami juga minta para peternak, segera melaporkan bila ada gejala-gejala ternak yang terkena Anthraks. Kita sebenarnya setiap tahun, juga melakukan vaksinasi hewan ternak di daerah yang teridentifikasi Anthraks,” kata Lalu, Senin (20/1).

Lalu lebih lanjut menjelaskan, pihaknya juga terus melakukan edukasi kepada masyarakat melalui program KIE. Yakni Komunikasi, Informasi dan Edukasi tentang penyakit hewan menular strategis.

“Masyarakat bisa memilah memilih dengan edukasi dan sosialisasi yang gencar kami lakukan, terutama mewaspadai penyebaran Anthraks,” pungkasnya. (Bud)

Artikel sebelumnyaDinkes Imbau Warga Jateng Waspadai Penyebaran Anthraks
Artikel selanjutnya27 Warga di Gunungkidul Positif Tertular Antraks

BERIKAN KOMENTAR

Tulis komentar anda!
Tulis nama anda disini