Flyover Ganefo Akan Dibangun Sebelum Akhir Tahun Ini

Ilustrasi flyover Ganefo Mranggen
Ilustrasi flyover Ganefo Mranggen yang akan segera dibangun akhir tahun ini.

Semarang, Idola 92,6 FM – Pembangunan flyover Ganefo yang melewati perlintasan kereta api, akan segera dimulai tahap konstruksi sebelum akhir tahun ini. Proyek senilai Rp109 miliar itu, ditargetkan selesai pada 2022 mendatang.

Gubernur Ganjar Pranowo mengatakan pemenang lelang PT Brantas Abipraya dengan PT Heroni Karya Semesta itu, akan memulai pembangunan flyover Ganefo Mranggen ruas Semarang-Godong. Pemprov meminta pemenang lelang untuk memertimbangkan faktor cuaca, karena menjelang akhir tahun sudah masuk musim hujan.

Ganjar menjelaskan, pelaksana proyek flyover Ganefo harus juga melakukan rekayasa lalu lintas bekerja sama dengan kepolisian setempat. Harapannya, pembangunan flyover Ganefo itu tidak menimbulkan kemacetan panjang.

Menurutnya, proyek flyover Ganefo yang merupakan proyek padat karya itu semaksimal mungkin bisa merangkul masyarakat sekitar yang membutuhkan pekerjaan. Sehingga, bisa membantu masyarakat yang selama ini terdampak pandemi karena kehilangan pekerjaan.

“Kita siapkan juga sudah cukup lama, maka Alhamdulillah sekarang sudah bisa akan dimulai. Mudah-mudahan nanti dari kontraktor bisa mengerjakan dengan baik. Ya tepat waktunya, dan kualitasnya dijaga. Sehingga saya minta kualitasnya baik, dan jangan dikorupsi. Kita akan awasi, dan ini manfaatnya akan luar biasa,” kata Ganjar, Kamis (1/10).

Lebih lanjut Ganjar menjelaskan, pembangunan flyover Ganefo dikerjakan secara multiyears dan ditargetkan selesai pada 2022 mendatang. Setelah pembangunan flyover Ganefo selesai dikerjakan, diharapkan bisa memerlancar arus lalu lintas ruas Semarang-Godong.

“Kita tahu bersama, perlintasan Ganefo Mranggen itu sering macet karena kepadatan lalu lintasnya. Ditambah lagi lebar jalan yang tidak memadai. Oleh karena itu, flyover yang melintas di atas rel kereta api sepanjang 700 meter dan lebarnya sembilan meter itu akan mampu menyelesaikan persoalan lalu lintas di sana,” pungkasnya. (Bud)

Artikel sebelumnyaDinas Pendidikan Jateng Tambah Lagi Jumlah Sekolah Yang Gelar Simulasi Tatap Muka
Artikel selanjutnyaKantor Staf Presiden Pantau Terus Penanganan COVID-19 di Jateng