Mensos Targetkan Program Sembako Bisa Kurangi Angka Kemiskinan

Mensos Juliari Batubara (kanan)
Mensos Juliari Batubara (kanan) menyaksikan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menyerahkan kartu sembako kepada salah satu warga di Kelurahan Bojongsalaman, Jumat (14/2).

Semarang, Idola 92,6 FM – Angka kemiskinan secara nasional masih di angka sembilan persen, dan pemerintah terus melakukan upaya percepatan penurunan angka kemiskinan. Satu di antaranya dengan program penyaluran bantuan sosial program sembako 2020, dan warga Kota Semarang kategori miskin berhak mendapatkannya.

- Advertisement -

Menteri Sosial Juliari Batubara mengatakan progam yang membantu keluarga miskin mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari itu, mulai tahun ini nominalnya bertambah dari Rp110 ribu per bulan per keluarga menjadi Rp150 ribu per bulan per keluarga.

Dengan program bantuan sembako itu, jelas Juliari, menjadi upaya dari pemerintah untuk giat menurunkan angka kemiskinan dan memberdayakan masyarakat melalui program perekonomian kerakyatan. Karena, mitra-mitra yang digandeng itu dilatih untuk bisa berwirausaha untuk meningkatkan kesejahteraan keluarganya.

Menurutnya, para keluarga penerima manfaat (KPM) juga didampingi dan diarahkan bagaimana bisa naik kelas menjadi keluarga sejahtera.

“Ini sangat efektif, karena dari warga untuk pemberdayaan ekonomi. Jadi, pemilik E-Warong juga merasa ambil bagian bisa juga berwirausaha. Pemberdayaan ekonomi kerakyatan juga bisa dapat. Sekarang sembakonya bervariasi. Dulu beras dan telur saja, sekarang ditambah ada daging ayam atau ikan dan sayuran,” kata Juliari di sela penyaluran bantuan sembako di Kelurahan Bojongsalaman, Jumat (14/2).

Lebih lanjut Juliari menjelaskan, dengan program sembako juga diharapkan bisa membantu pemerintah dalam pengurangan angka stunting.

“Kan sekarang ada ikan juga. Ini juga bagian dari pencegahan stunting, untuk pemenuhan gizi di masa seribu hari pertama kehidupan janin ibu hamil dan ibu menyusui serta anak balita,” pungkasnya. (Bud)

View this post on Instagram

Angka kemiskinan secara nasional masih di angka sembilan persen, dan pemerintah terus melakukan upaya percepatan penurunan angka kemiskinan. Satu di antaranya dengan program penyaluran bantuan sosial program sembako 2020, dan warga Kota Semarang kategori miskin berhak mendapatkannya. ' Menteri Sosial Juliari Batubara mengatakan progam yang membantu keluarga miskin mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari itu, mulai tahun ini nominalnya bertambah dari Rp110 ribu per bulan per keluarga menjadi Rp150 ribu per bulan per keluarga. ' Dengan program bantuan sembako itu, jelas Juliari, menjadi upaya dari pemerintah untuk giat menurunkan angka kemiskinan dan memberdayakan masyarakat melalui program perekonomian kerakyatan. Karena, mitra-mitra yang digandeng itu dilatih untuk bisa berwirausaha untuk meningkatkan kesejahteraan keluarganya. ' Menurutnya, para keluarga penerima manfaat (KPM) juga didampingi dan diarahkan bagaimana bisa naik kelas menjadi keluarga sejahtera. ( Video by @kompolaries ). ' Selengkapnya kunjungi www.radioidola.com _ #video #videoliputan #news #newsupdate #beritaterkini #beritajateng #mensos #menterisosial #kemiskinan #angkakemiskinan

A post shared by Radio Idola Semarang (@radioidolasmg) on

Info Virus Corona Jateng

BERIKAN KOMENTAR

Tulis komentar anda!
Tulis nama anda disini