Respon Siswa Yang Ikuti Uji Coba Sekolah Tatap Muka

Siswa menunggu giliran cuci tangan
Sejumlah siswa di Kota Tegal berbaris rapi dan berjarak menunggu giliran cuci tangan sebelum masuk kelas di simulasi uji coba sekolah tatap muka.

Semarang, Idola 92,6 FM – Simulasi sekolah tatap muka yang dilakukan di tujuh sekolah di Jawa Tengah, mendapat sambutan positif dari sejumlah pelajar jenjang SMA/SMK. Kebanyakan mengaku senang, bisa kembali lagi belajar di sekolah.

Siswi SMAN 2 Kota Tegal Revalina Annisa Ramadhani mengatakan saat mengetahui sekolahnya ditunjuk menjadi percontohan pembelajaran tatap muka, memberinya kesempatan untuk bisa kembali ke sekolah. Bahkan, penerapan protokol kesehatan di sekolah juga dianggap tidak rumit.

Baca Juga: Dinas Pendidikan Jateng Mulai Uji Coba Sekolah Tatap Muka

Menurutnya, ia berangkat dari rumah ke sekolah dengan berjalan kaki bersama rekan-rekan lainnya. Setelah sampai di gerbang sekolah, dilakukan pengecekan suhu tubuh.

Revalina menyebut, di dalam kelas hanya ada 16 siswa saja yang diperbolehkan mengikuti simulasi uji coba sekolah tatap muka.

“Dari tiga bulan empat bulan yang lalu itu, sekolah saya ini menerapkan PJJ. Jadi, itu kayak lebih stres di rumah. Lebih enak di sekolah sih. Intinya senang banget bisa sekolah lagi,” kata Revalina, Selasa (7/9).

Revalina juga merasa senang saat masuk sekolah, karena mendapat teman baru dari kelas yang berbeda.

Siswi SMAN 1 Parakan Temanggung, Lydia Amanda merasa senang bisa kembali bersekolah. Selama masa pandemi ini, dirinya belajar secara daring dari rumah.

Menurutnya, dengan mulai sekolah tatap muka ini bisa membuat materi pelajaran mudah diterima.

“Kesulitan di dalam memahami pelajaran. Makanya, kami berharap untuk segera tatap muka supaya kami bisa mengikuti pelajaran seperti biasa. Harapannya, semua bisa sekolah lagi tapi dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan,” ujar Amanda.

Lebih lanjut Amanda berharap, dengan mulai terbiasa terhadap protokol kesehatan ini bisa mencegah penyebaran COVID-19 di lingkungan sekolah. (Bud)

Artikel sebelumnyaCegah Muncul Klaster Keluarga, Dinkes Jateng Minta Masker Selalu Dipakai Meski di Rumah
Artikel selanjutnyaRSUP dr Kariadi Siapkan Puluhan Tenaga Kesehatan Untuk Periksa Bapaslon