UNICEF Perwakilan Jawa Minta Satuan Pendidikan Yakin Bila Mau Buka Sekolah Tatap Muka

Sekolah Di Masa Pandemi
(Ilustrasi: detik)

Semarang, Idola 92,6 FM – UNICEF Perwakilan Jawa sudah mendengar, bahwa daerah-daerah yang masuk kategori zona hijau akan memulai kegiatan sekolah tatap muka di masa pandemi COVID-19. Oleh karena itu, UNICEF meminta kepada kepala satuan pendidikan atau kepala sekolah benar-benar yakin dengan pembukaan kegiatan pembelajaran tatap muka itu.

Pelaksana tugas Kepala Kantor UNICEF Perwakilan Jawa Armunanto mengatakan seluruh negara di dunia diketahui memang tidak siap, dalam menghadapi pandemi COVID-19. Termasuk, negara adidaya semacam Amerika Serikat sekali pun.

Armunanto menjelaskan, pandemi COVID-19 sudah melanda 482 kabupaten/kota di Indonesia, dan tersebar di 34 provinsi. Tidak hanya kesehatan, tetapi sektor perekonomian dan pendidikan ikut terdampak pandemi.

Menurutnya, kebijakan pemerintah dalam rangka membuka sekolah di zona hijau harus betul-betul diperhatikan secara serius.

“Di semua zona, wajib bagi kepala satuan pendidikan itu mengisi data pokok pendidikan. Atau sering disebut Dapodik. Ini sangat penting untuk menentukan kesiapan satuan pendidikan, karena kita tahu di beberapa daerah yang sudah melakukan pembukaan dan akhirnya ditutup kembali. Sebab, mereka di dalam administrasi pelaksanaannya ditemukan peserta didik atau pengajarnya positif COVID-19,” kata Armunanto, Senin (31/8).

Lebih lanjut Armunanto menjelaskan, dalam upaya mengantisipasi penyebaran COVID-19 di lingkungan pendidikan harus betul-betul diperhatikan. Bahkan, meskipun daerah itu masuk kategori zona hijau tetap memertimbangkan kemampuan peserta didik.

“Kebijakan itu memang untuk jenjang pendidikan yang lebih tinggi yang diutamakan, karena dianggap mampu menerapkan protokol kesehatan. Dalam periode tertentu, juga nanti apabila dianggap berhasil bisa diterapkan di jenjang pendidikan di bawahnya,” pungkasnya. (Bud)

Artikel sebelumnyaLewat Bandara Yogyakarta, Pemprov Jateng Akan Mampu Dongkrak Wisata Borobudur
Artikel selanjutnyaPLN Jateng-DIY Sebut Gangguan Terbesar Jaringan Listrik Adalah Ranting Pohon dan Binatang

BERIKAN KOMENTAR

Tulis komentar anda!
Tulis nama anda disini