Bidan Karimunjawa Minta Ambulan Laut

Susniwati, Bidan Desa Parang
Bidan Desa Parang, Susniwati (baju kuning) saat menghadap langsung Gubernur Ganjar Pranowo dan meminta pengadaan ambulan laut.

Semarang, Idola 92,6 FM – Bidan Desa Parang di Kecamatan Karimunjawa meminta pengadaan ambulan laut kepada Pemprov Jawa Tengah, guna penanganan keadaan kegawatdaruratan. Saat ini, hanya tersedia kapal kayu dengan kondisi seadanya.

Bidan Desa Parang di Kecamatan Karimunjawa, Susniwati mengajukan permohonan langsung pengadaan ambulan laut kepada Gubernur Ganjar Pranowo saat melakukan kunjungan ke daerahnya pada Jumat (10/9/ kemarin. Tidak adanya ambulan laut, membuat warga kesulitan saat ingin memeriksakan kesehatan.

Susniwati menjelaskan, selama ini sering terjadi kasus saat dirinya menolong ibu hamil dengan kondisi darurat. Bahkan, untuk mengatasi kejadian serupa dirinya harus mengirimkan ke Jepara sebelum usia kandungan masuk sembilan bulan.

Menurut Susniwati, risiko lainnya adalah saat terjadi gelombang tinggi dan tidak bisa menggunakan kapal kayu untuk mengantar pasien ke Kecamatan Karimunjawa maupun ke Jepara.

“Kalau kita merujuk pasien dari Parang-Karimunjawa atau Karimunjawa-Jepara, itu kan sangat sulit. Kalau kita emergency atau darurat, hamil kayak pendarahan dan juga risiko tinggi kan kita harus percepat. Selama ini kita pakai kapal kayu tiga jam, risikonya was-was juga,” kata Susniwati.

Sementara itu Gubernur Ganjar Pranowo sepakat dengan usulan dari bidan Desa Parang, terkait pengadaan ambulan laut di daerahnya. Sebab, ambulan laut penting untuk penanganan kondisi darurat.

Menurut Ganjar, pemprov akan mencoba memenuhinya. Tidak hanya mengandalkan anggaran negara saja, tetapi juga mengupayakan bantuan kemitraan dari perusahaan maupun sumber lainnya.

“Sehingga, nanti akan coba kita carikan dan kita bantulah. Biar di sini punya ambulan laut gitu. Sehingga, pada saat emergency bisa cepat ditolong,” ucap Ganjar.

Ganjar berharap, pengadaan ambulan laut bisa segera direalisasikan untuk membantu warga di wilayah Karimunjawa. (Bud)

Artikel sebelumnyaRadio/TV Daerah Siap Rebranding Gaet Kalangan Milenial
Artikel selanjutnyaWarga Karimunjawa Berharap Wisata Kembali Dibuka

BERIKAN KOMENTAR

Tulis komentar anda!
Tulis nama anda disini