Jateng Terima Disabilitas Jadi CPNS

CPNS formasi disabilitas
Gubernur Ganjar Pranowo bersama sejumlah pejabat Pemprov Jateng memberi apresiasi kepada CPNS formasi disabilitas.

Semarang, Idola 92,6 FM – Tahun ini Pemprov Jawa Tengah menerima beberapa penyandang disabilitas, menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) periode 2019. Beberapa penyandang disabilitas yang diterima menjadi CPNS di antaranya adalah tuna netra dan tuna daksa.

Kepala BKD Jateng Wisnu Zahroh mengatakan memang ada ketentuan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara-Reformasi Birokrasi, yang memberikan batasan penyandang disabilitas bisa diterima atau gugur seleksi CPNS. Misalnya, penyandang disabilitas tuna netra tidak diterima menjadi guru matermatika.

Wisnu menjelaskan, di dalam aturan KemenPAN-RB itu juga mengatur bahwa penyandang disabilitas bisa diterima menjadi CPNS asal tidak menggunakan alat bantu. Alat bantu yang dimaksudkan adalah kursi roda, tongkat untuk membantu berjalan dan lain sebagainya.

“Yang bisa mereka (CPNS) disabilitas itu cuma Jawa Tengah tok, yang lain tidak menerima. Kita itu malah membuka diri untuk disabilitas sampai segitu untuk umum, yang lain enggak ada. Tahun ini kita buka tidak hanya yang di SLB, tapi juga untuk umum,” kata Wisnu, baru-baru ini.

Lebih lanjut Wisnu menjelaskan, pada formasi CPNS 2019 Pemprov Jateng mendapat penetapan formasi sebanyak 1.409 CPNS. Rinciannya, 551 CPNS formasi guru, 316 CPNS formasi tenaga kesehatan dan 542 CPNS formasi tenaga teknis.

Sementara itu Gubernur Ganjar Pranowo berkesempatan menyerahkan surat keputusan (SK) kepada beberapa perwakilan CPNS penyandang disabilitas tunas daksa dan tuna netra.

Menurut Ganjar, dengan adanya penyandang disabilitas yang diterima sebagai CPNS membuktikan bahwa pemerintah hadir dan memberikan kesempatan kepada semua orang. Sehingga, tidak ada perbedaan ataupun pilih kasih.

“Seneng saya melihat temen-temen penyandang disabilitas yang bisa menjadi PNS. Ada yang tuna netra, ada yang daksa dan ada juga yang sekolahnya dari luar Jawa Tengah. Jadi saya seneng. Mereka orang-orang yang akhirnya ini berbhinneka tunggal ika terasa di sini,” ujar Ganjar.

Lebih lanjut Ganjar meminta kepada semua CPNS, agar bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan baik. (Bud)

Artikel sebelumnyaDosen ITS bersama Kemenhub Kembangkan Alat Deteksi Genangan Air Runaway Bandara
Artikel selanjutnyaAwal Tahun Polda Jateng Ungkap 192 Kasus Narkoba