Kebakaran Gedung Kasuari RSUP dr Kariadi Karena Korsleting

Tim Labfor dan Inavis Polrestabes Semarang
Tim Labfor dan Inavis Polrestabes Semarang melakukan pemeriksaan di ruang MRI Gedung Kasuari RSUP dr Kariadi yang terbakar, Jumat (31/12).

Semarang, Idola 92,6 FM – Tim Labfor Cabang Semarang langsung melakukan pemeriksaan di lokasi kebakaran di ruang MRI di Gedung Kasuari RSUP dr Kariadi, Jumat (31/12). Hasil pemeriksaan sementara, diketahui penyebab kebakaran karena adanya hubungan arus pendek listrik atau korsleting.

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi mengatakan hasil pemeriksaan sementara menyebutkan, jika kebakaran di ruang MRI di Gedung Kasuari RSUP dr Kariadi Semarang itu karena adanya hubungan pendek arus listrik di peralatan. Pernyataan itu dikatakan usai memaparkan rilis akhir tahun di Mapolda, Jumat (31/12).

Kapolda menjelaskan, Polrestabes Semarang juga telah memeriksa dan meminta keterangan kepada sejumlah saksi yang diduga mengetahui awal dari kejadian kebakaran tersebut. Informasi awal, sudah ada 11 saksi yang diperiksa dan dimintai keterangan di Mapolrestabes Semarang.

Menurutnya, pihak Polrestabes Semarang meminta keterangan sejumlah tenaga kesehatan dan juga pasien yang sedang menjalani pemeriksaan sebelum terjadinya peristiwa kebakaran.

“Hasil investigasi dari Labfor kita, dijumpai pada saat jam 8 (malam) ada pasien dilakukan pemeriksaan yang saat itu stop kontaknya terjadi korsleting. Jadi di situ sudah ditemui adanya stop kontak yang korsleting, dan itu yang mengakibatkan terjadinya kebakaran,” kata kapolda.

Lebih lanjut kapolda menjelaskan, tim Labfor Polda Jateng saat ini masih terus melakukan pemeriksaan secara mendalam penyebab kebakaran di laboratorium. Barang-barang yang diambil dari lokasi kejadian kebakaran untuk diperiksa di laboratorium adalah peralatan di dalam ruangan, dan juga abu sisa kebakaran.

Sebelumnya Humas RSUP dr Kariadi Semarang Parna menyatakan pemindahan layanan poli Gedung Kasuari ke Pavilliun Garuda sudah diperhitungkan, sehingga tidak sampai membuat masyarakat atau pasien rawat jalan terganggu.

Parna menjelaskan, apabila terjadi dampak dari pengalihan layanan poli di Pavilliun Garuda akan dilakukan penataan ulang. Salah satunya, memindahkan sebagian layanan poli di Gedung Kasuari ke poli Gedung Merpati.

“Hari ini rawat jalan dialihkan ke Pavilliun Garuda. Pasien-pasien yang datang ke Kasuari ini baik mendaftar dan pelayanan poli di Kasuari, hari ini dialihkan ke Pavilliun Garuda. Mudah-mudahan setelah koordinasi dengan Polrestabes, mungkin Insya Allah kalau tidak ada masalah hari Senin kita buka normal kembali,” kata Parna.

Lebih lanjut Parna menjelaskan, Gedung Kasuari diharapkan bisa digunakan lagi pada Senin (3/1) pekan depan. Yakni, setelah petugas Inavis Polrestabes Semarang melakukan pemeriksaan dan olah kejadian serta sterilisasi Gedung Kasuari. (Bud)

Artikel sebelumnyaPolda Kawal Pertumbuhan Ekonomi Nasional di Jateng
Artikel selanjutnyaJumlah Pertashop Di Jateng dan DIY Naik  9 Kali Lipat Sepanjang Tahun 2021  
Wartawan senior Radio Idola Semarang.