Baznas Jateng Anggarkan 15 Persen Untuk Kebencanaan

Relawan Baznas Tanggap Bencana
Gubernur Ganjar Pranowo saat menyematkan pin kepada salah satu Relawan Baznas Tanggap Bencana di Tawangmangu, Karanganyar.

Semarang, Idola 92,6 FM – Baznas Jawa Tengah mengalokasikan anggaran khusus untuk kebencanaan, sebesar 15 persen sebagai bantuan dan pelatihan relawan. Sebab, wilayah Jateng merupakan daerah dengan bencana alam yang beragam.

Ketua Baznas Jateng KH Ahmad Darodji mengatakan Baznas menyebutkan, bahwa tanggap bencana merupakan program rutin yang akan terus dilakukan. Sehingga, pihaknya telah menyiapkan anggaran khusus dalam penanganan kebencanaan sebesar 15 persen. Pernyataan itu dikatakan saat pelatihan Relawan Baznas Tanggap Bencana di Tawangmangu Karanganyar, kemarin.

Darodji menjelaskan, Jateng adalah provinsi dengan titik kerawanan bencana tinggi. Sehingga, diperlukan adanya pelatihan terhadap relawan tanggap bencana.

Menurutnya, Baznas Jateng juga telah menginstruksikan kepada seluruh Baznas kabupaten/kota untuk bisa menganggarkan bagi penanganan kebencanaan daerah setempat.

“Baznas Jateng menyadari bahwa kita berada di wilayah yang merupakan supermarket bencana. Baznas menjadikan tanggap bencana ini sebagai program, dan kami sudah menganggarkan setiap Baznas harus siap anggaran 15 persen untuk membantu korban bencana,” Darodji.

Terpisah Gubernur Ganjar Pranowo berterima kasih kepada Baznas Jateng, karena telah menyiapkan anggaran untuk kebencanaan. Sehingga, mampu untuk membantu pemerintah dalam penanganan saat terjadi bencana.

Menurutnya, dana yang terkumpul di Baznas itu berasal dari zakat infaq dan shadaqoh dan bisa diarahkan pada penanganan kebencanaan.

“Kita berterima kasih, Baznas membantu. Kita membantu mereka yang membutuhkan, tidak hanya diberi secara materi saja tetapi juga pelatihan sampai penanggulangan bencana,” ucap Ganjar. (Bud)

Artikel sebelumnyaPuskesmas Karimunjawa Sekarang Punya Alat USG
Artikel selanjutnyaTim Mahasiswa UPN Veteran Yogyakarta, Juara I pada Internasional Oil Rig Design Competition di Malaysia