Dinas PU Jateng Pastikan Jalan Provinsi Aman Dilalui Pemudik

Perbaikan penutupan lubang jalan
Pekerja sedang melakukan perbaikan penutupan lubang jalan di jalan milik provinsi.

Semarang, Idola 92,6 FM – Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga dan Cipta Karya Jawa Tengah melakukan kontrol jalan, guna memastikan jalan milik provinsi aman dilalui para pemudik saat Lebaran nanti. Memasuki masa arus mudik balik Lebaran nanti, tidak ada aktivitas pekerjaan jalan sehingga pergerakan mobilitas pemudik tidak terganggu saat melintas.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga dan Cipta Karya Jateng Hanung Triyono mengatakan sembilan balai besar jalan provinsi akan bersiaga selama 24 jam saat arus mudik balik Lebaran tahun ini, guna memastikan kelancaran lalu lintas dan pemudik aman saat melintas. Termasuk, menyiagakan alat berat di titik-titik rawan terjadi bencana longsor yang dikhawatirkan menimbun badan jalan. Pernyataan itu dikatakan saat dihubungi lewat sambungan telepon, Jumat (22/4).

Hanung menjelaskan, saat ini hanya melakukan pemeliharaan rutin jalan agar masuk di masa arus mudik balik Lebaran jalan provinsi aman dilintasi pemudik. Yakni sepanjang 2.404 kilometer, jalan milik provinsi yang dilakukan pemeliharaan rutin.

Menurutnya, pemeliharaan rutin itu dilakukan di jalan provinsi yang memang harus dilakukan perbaikan. Misalnya penambalan lubang jalan tetapi tidak terlalu parah berada di wilayah Surakarta-Purwodadi, dan Purwodadi-Blora serta Purwodadi-Sragen.

“H-10 relatif jalan (provinsi) bisa dilalui dengan aman, tapi kalau nyaman belum. Memang ada tempat-tempat yang nyaman, tetapi masih ada sekitar 10 persen yang mungkin tidak nyaman karena masih dalam proses pengerjaan yang saat ini akan kami hentikan pelaksanaannya,” kata Hanung.

Hanung Triyono, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga dan Cipta Karya Jateng:

Lebih lanjut Hanung menjelaskan, khusus untuk pengerjaan Fly Over Ganefo di Kabupaten Demak nantinya akan dilakukan rekayasa lalu lintas mengingat progres pembangunan belum selesai. Sehingga, arus lalu lintas masih menggunakan jalan darurat yang disiapkan.

“Karena lajurnya terbatas ya pelan-pelan, tapi tidak ada kemacetan. Tapi ini dengan catat ya, tidak ada kendaraan yang mogok di tengah jalan itu,” pungkasnya. (Bud)

Artikel sebelumnyaDishub Jateng Tetap Antisipasi Pergerakan Mudik Lokal
Artikel selanjutnyaWapres Minta Destinasi Wisata Bisa Kembangkan Energi Ramah Lingkungan

BERIKAN KOMENTAR

Tulis komentar anda!
Tulis nama anda disini