Mengenal Robot G-Ber, Inovasi tim Mahasiswa UGM Yogyakarta

Tim Mahasiswa UGM
Tim Mahasiswa UGM Yogyakarta berinovasi membuat G-Ber, robot yang bisa mendeteksi kekeroposan pada kayu. Dalam foto dari kiri ke kanan; Solid Boy Maywenson, Muhammad Bagus Hidayatullah, Rosyad Fathur Saifuddin, Ahmad Z. Zidane Al-Latif, dan Muhammad Idham Novanto. (Photo dok Wenson)

Yogyakarta, Idola 92.6 FM – Tim mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta beberapa waktu lalu berinovasi membuat robot G-Ber. Robot G-Ber mampu mendeteksi kekeroposan pada pohon sehingga mampu mengurangi risiko pohon yang sudah berusia tua, tumbang saat hujan lebat disertai angin.

Demikian disampaikan Solid Boy Maywenson mahasiswa jurusan Fisika Fakultas MIPA UGM Yogyakarta kepada radio Idola, pagi (10/10) tadi. Menurut Wenson, timnya menggabungkan dua teknologi untuk mendeteksi pohon keropos. ”Pakai teknologi USG. Kita memberikan mekanisme motorik, nanti disertai robot memanjat,” jelas Wenson.

Ujicoba G-Ber
Uji coba G-Ber karya Tim Mahasiswa UGM. Butuh waktu sekitar 2 bulan untuk membuat G-Ber. Dan masih butuh waktu untuk menyempurnakan alat tersebut. (Photo dok Wenson)

Uji coba G-Ber karya Tim Mahasiswa UGM. Butuh waktu sekitar 2 bulan untuk membuat G-Ber. Dan masih butuh waktu untuk menyempurnakan alat tersebut. (Photo dok Wenson)

Tim memanfaatkan teknologi ultrasonografi (USG) yang dilengkapi dengan robot memanjat serta Artificial Intelligence (AI) berbasis Internet of Things (IoT). Tim terdiri dari Solid Boy Maywenson, Muhammad Bagus Hidayatullah, Rosyad Fathur Saifuddin, Ahmad Z. Zidane Al-Latif, dan Muhammad Idham Novanto. Mereka berasal dari lintas jurusan yakni teknik mesin, teknik elektro, elektronika dan instrumentasi, teknik sipil, dan fisika.

Lalu bagaimana dengan perkembangan alat ini? Apakah sudah ada pihak yang meliriknya?

Selengkapnya, mengenal apa itu robot G-Ber, berikut ini wawancara radio Idola Semarang dengan Solid Boy Maywenson, mahasiswa jurusan Fisika Fakultas MIPA UGM Yogyakarta. (yes/her)

Simak podcast wawancaranya:

Artikel sebelumnyaDukung Literasi Keuangan, OJK Jateng-DIY Luncurkan Simolek
Artikel selanjutnyaBatik Tulis Pekalongan Mulai Dilirik Pasar Mancanegara
Jurnalis senior dan gate keeper Radio Idola Semarang