Mengenal Surya, Pegiat Ekowisata dan Sahabat Penyu di Pantai Maligi Jorong Pantai Indah Sumatera Barat

Surya
Surya, Sahabat Penyu di Pantai Maligi Jorong Pantai Indah Sumatera Barat/Pendiri dan Pembina komunitas Pandah ArtGreen. (photo/KOMPAS)

Sumbar, Idola 92.6 FM – Tujuh tahun yang lalu, Surya yang juga seorang pedagang bahan makanan laut, berkecimpung dalam bisnis gelap menyelundupkan Penyu, satwa yang dilindungi negara. Namun tiga tahun yang lalu, ia justru berjuang menyelamatkan kehidupan penyu di Pantai Maligi dari ancaman kebiasaan warga berburu dan memakan telur penyu.

Tempat konservasi penyu yang didirikan Surya berada di Pantai Maligi. Sekitar 100-200 meter dari bibir pantai, terbentang perkebunan kelapa sawit. Ada dua jenis penyu yang rutin bertelur di pantai ini; penyu lekang dan penyu sisik.

Tim BBKSDA Sumatera Barat
Tim BBKSDA Sumatera Barat saat berkunjung ke Pantai Maligi. (Photo IG Pandah ArtGreen)

Surya, lahir di Gunung Bayu, Simalungun, Sumatera Utara, 28 Oktober 1987. Sehari-hari bekerja sebagai pegiat ekowisata, dan pedagang bahan makanan laut. Aktif berorganinasi sebagai: Pendiri dan Pembina komunitas Pandah ArtGreen, serta Sekretaris Forum Pegiat Wisata Pasaman Barat.

Sejumlah penghargaan diraihnya, antara lain: Juara Pemuda Pelopor Tingkat Pasaman Barat bidang pelestarian sumber daya alam dan pariwisata (2019), Juara Pemuda Pelopor Tingkat Sumatera Barat bidang pelestarian sumber daya alam dan pariwisata (2019), dan Penghargaan sosok penyelamat penyu dari Dinas Lingkungan Hidup Pasaman Barat (2020).

Release Seaturtle Equator from @pandah_artgreen Conservation. (Video/IG@pandah_artgreen)

Selengkapnya, berikut ini wawancara radio Idola Semarang bersama Surya, Pegiat Ekowisata dan Sahabat Penyu di Pantai Maligi Jorong Pantai Indah Pasaman Barat Sumatera Barat. (yes/her)

Dengarkan podcast wawancaranya:

Artikel sebelumnyaKemandirian Fiskal di Jateng Dianggap Optimal
Artikel selanjutnyaKapolda Pastikan Stok Minyak Goreng Selama Ramadan Cukup