Pertamina Investigasi Penyebab Kecelakaan Truk Tangki di Tanah Putih

Truk tangki yang mengalami kecelakaan
Truk tangki yang mengalami kecelakaan di turunan Tanah Putih.

Semarang, Idola 92,6 FM – Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah masih melakukan investigasi terkait kecelakaan truk tangki di Jalan Dokter Wahidin Semarang, Selasa (2/8) petang. Tim sudah diterjunkan ke lokasi, dalam upaya mencari penyebab kecelakaan tersebut.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah Brasto Galih Nugroho mengatakan informasi adanya kecelakaan truk tangki di turunan Tanah Putih atau di Jalan Dokter Wahidin itu, langsung direspon jajarannya. Tim dari Pertamina langsung turun ke lokasi, untuk melakukan investigasi awal.

Menurutnya, dari hasil investigasi itu nantinya akan didapatkan penyebab kecelakaan tersebut.

Brasto menjelaskan, saat ini memang diketahui jika akibat dari kecelakaan tersebut menyebabkan kernet dari truk tangki meninggal dunia di lokasi kejadian.

“Truk pengangkut BBM tersebut baru saja menyuplai ke SPBU Tembalang. Truk itu hendak kembali ke Integrated Terminal Semarang, atau Depot BBM Semarang dan kemudian mengalami kecelakaan. Kami saat ini sedang melakukan investigasi, untuk mencari tahu penyebab kecelakaan tersebut,” kata Brasto.

Diketahui, truk tangki Pertamina dengan nomor polisi E 9296 YB yang dikemudikan Nuryanto warga Ngaliyan Kota Semarang mengalami kecelakaan di turunan Tanah Putih. Kernet truk tangki bernama Arshad warga Tengaran Kabupaten Semarang meninggal dunia. Korban sempat dalam posisi terjepit, sehingga membutuhkan waktu untuk dievakuasi.

Sementara sopir truk mengalami luka patah tulang, dan dibawa ke RSUD Wongsonegoro. Selain sopir truk, seorang pengendara sepeda motor bernama Dhia Pramana warga Kampung Batik Semarang ikut menjadi korban karena mengalami patah tulang. (Bud)

Artikel sebelumnyaMenyorot Pro Kontra Pemblokiran Beberapa Situs dan Game Online oleh Kominfo
Artikel selanjutnyaDinkes Jateng Bantu Jambanisasi di Desa Lebak Grobogan
Wartawan senior Radio Idola Semarang.