PLN Siap Jaga Pasokan Listrik di Gelaran ASEAN Para Games 2022

Persiapan ASEAN Para Games XI di Solo
Petugas PDKB melakukan persiapan dan kontrol jaringan di lokasi penyelenggaraan ASEAN Para Games XI di Solo, kemarin.

Semarang, Idola 92,6 FM – Penyelenggaraan ASEAN Para Games XI di Kota Surakarta akan digelar pada 30 Juli-6 Agustus 2022, dan seluruh atlet maupun official telah banyak yang datang di Kota Solo. Guna menyambut dan mendukung pelaksanaan ASEAN Para Games XI, PLN memastikan keandalan listrik di lokasi penyelenggaraan pertandingan maupun lokasi pendukung lainnya.

Direktur Bisnis Regional Jawa, Madura dan Bali PLN Haryanto mengatakan pihaknya siap mengawal keandalan listrik, dengan memerkuat infrastruktur kelistrikan untuk mendukung olahraga khusus atlet difabel terbesar se-Asia Tenggara tersebut. Hal itu dikatakan saat meninjau lokasi kegiatan, kemarin.

Haryanto menjelaskan, selama periode siaga 30 Juli-6 Agustus 2022 itu PLN menyiapkan sebanyak 639 personel yang terdiri dari 42 personel posko pembangkitan dan 42 personel pengatur beban serta 60 personel transmisi gardu induk.

Selain itu, juga didukung 183 personel distribusi PDKB dan 312 personel pelayanan teknik. Petugas disiagakan di 14 lokasi pertandingan dan 16 lokasi pendukung.

Menurutnya, para personel siaga juga didukung dengan armada kendaraan teknis sebanyak 35 unit yang terdiri dari 22 unit kendaraan roda empat dan delapan unit kendaraan roda dua serta lima unit mobil PDKB sentuh langsung.

“PLN telah melakukan pembangunan infrastruktur dan perkuatan jaringan listrik dengan pemasangan tiang sisipan, penarikan kabel tambahan, dan pemasangan kubikel. PDKB salah satu tim yg disiapkan untuk siaga keandalan ASEAN Para Games di Solo, dan tim ini bisa melakukan perbaikan maupun pemeliharaan dan perluasan serta modifikasi konstruksi dalam keadaan bertegangan sehingga tidak mengganggu suplai selama kegiatan,” kata Haryanto.

Lebih lanjut Haryanto menjelaskan, PLN juga menyiapkan keamanan berlapis dengan menyediakan delapan unit gardu berjalan dan 25 unit uninterrutible power supply serta tiga unit kabel bergerak. Selain itu, juga disiapkan 14 unit genset dengan total peralatan sebanyak 50 unit. Peralatan backup tersebut dilengkapi dengan Automatic Change Over Switch (ACOS).

“ACOS merupakan perangkat yang berfungsi untuk memindahkan beban, dari sumber listrik utama ke sumber cadangan secara otomatis dan relatif singkat. Sehingga, kontinyuitas suplai listrik akan terus terjaga,” pungkasnya. (Bud)

Artikel sebelumnyaTahun Ini 15 SMK Semi Boarding Berjalan
Artikel selanjutnyaDisperindag Terus Pantau Harga Komoditas di Pasaran