Kebakaran di Lereng Lawu Masih Terus Diupayakan Pemadaman

Kombes Pol Satake Bayu, Kabid Humas Polda Jateng.
Kombes Pol Satake Bayu, Kabid Humas Polda Jateng.

Semarang, Idola 92,6 FM-Polda Jawa Tengah telah menerjunkan personel, untuk membantu proses pemadaman kebakaran di lereng Gunung Lawu.

Upaya pemadaman dengan cara manual terus dilakukan, agar luasan wilayah terbakar tidak semakin meluas.

Kabid Humas Kombes Pol Satake Bayu mengatakan seluruh personel dan peralatan pendukung sudah dikerahkan, dalam upaya pemadaman kebakaran di lereng Gunung Lawu. Hal itu dikatakan saat ditemui di Mapolda, Rabu (4/10).

Satake menjelaskan, Polda Jateng dibantu Polres Karanganyar telah menerjunkan personel dengan tambah perkuatan dari Satuan Brimob untuk upaya pemadaman kebakaran di lereng Gunung Lawu.

Selain itu, instansi terkait lainnya juga turut membantu ditambah peralatan guna memadamkan api agar tidak bertambah meluas di lereng Gunung Lawu.

Menurut Satake, seluruh personel masih disiagakan di lereng Gunung Lawu untuk proses pemadaman api dan mencegah tidak sampai meluas.

“Kalau memungkinkan itu dilakukan, kita akan melaksanakan. Personel di lapangan melakukan pemadaman dengan peralatan yang ada. Kita sedang koordinasi apakah perlu melakukan upaya pemadaman dengan sistem water booming atau tidak,” kata Satake.

Lebih lanjut Satake menjelaskan, saat ini jalur pendakian ke Gunung Lawu ditutup sementara agar tidak menggangu proses pemadaman api.

Pihaknya juga masih melakukan penyelidikan, terkait pemicu dari kebakaran di lereng Gunung Lawu.

“Faktor kebakaran di sana masih diselidiki, jadi belum bisa disimpulkan. Personel masih berupaya memadamkan api,” jelasnya.

Diketahui kebakaran yang terjadi di Gunung Lawu, telah merembet ke kawasan Karanganyar.

Kebakaran hutan yang masuk wilayah RPH Nglerak BKPH Lawu Utara KPH Surakarta mencapai 15 hektare.

Jenis tanaman yang terbakar adalah tanaman vegetasi hutan rimba, bercampur dengan jenis tanaman berkayu. (Bud)

Artikel sebelumnyaTiga Negara Ini Masih Jadi Tujuan Utama Ekspor Nonmigas Asal Jateng
Artikel selanjutnyaKemarau Kering Diprediksi Berakhir di Akhir Oktober Ini