BMKG: Potensi Hujan dengan Intensitas Ringan hingga Lebat Masih Terjadi hingga Awal Februari 2024

Awan hitam
Awan hitam terpantau di jalur Temanggung-Wonosobo Jawa Tengah, pada 14 Desember 2023.(Dok Yes)

Jakarta, Idola 92.6 FM – Berdasarkan analisis dan pemantauan data cuaca terkini, Badan Meteorologi Klimatologi Dan Geofisika (BMKG) mengidentifikasi potensi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat masih dapat terjadi di beberapa wilayah Indonesia.

Mencermati hasil analisis dinamika atmosfer terkini, potensi hujan dengan variasi intensitas yang beragam di wilayah Indonesia diprediksi masih dapat terjadi hingga memasuki periode awal bulan Februari 2024. Kondisi tersebut dipicu oleh:

  1. Aktivitas Monsun Asia yang disertai adanya potensi seruakan dingin sehingga berpengaruh terhadap peningkatan massa udara basah di wilayah Indonesia bagian barat dan selatan ekuator.
  2. Masih aktifnya gelombang ekuator Rossby dan Kelvin di sekitar wilayah Indonesia bagian tengah turut memicu pembentukan awan hujan.
  3. Terbentuknya pola belokan dan pertemuan angin yang memanjang di selatan ekuator sebagai dampak dari penguatan angin Monsun Asia.

Potensi hujan sedang-lebat wilayah Indonesia terjadi, pada:
Periode 29 Januari – 01 Februari 2024: Pulau Jawa, termasuk Jawa Tengah, Bali, NTB, Pulau Kalimantan, Sulawesi, Papua, dan sebagian Maluku.

Periode 02 – 04 Februari 2024: Pulau Sumatera, pulau Jawa (termasuk Jawa Tengah), Pulau Kalimantan, Sulawesi, Papua, dan sebagian Maluku.

Lalu, apakah potensi hujan masih terjadi di awal Februari 2024? Berikut wawancara radio Idola Semarang bersama Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto, pagi (30/01) tadi. (yes/her)

Simak podcast wawancaranya:

Artikel sebelumnyaOptimisme Dunia Usaha Menghadapi Pemilu 2024
Artikel selanjutnyaGerakan Kebangsaan Watugong Imbau Masyarakat Teduh Menyikapi Perbedaan Politik