Mengenal Perpus Mraen Mimpi Sleman Yogyakarta

Muhammad Sidqi Irsyadi
Muhammad Sidqi Irsyadi, pendiri Perpustakaan Mraen Mimpi Sleman Yogyakarta.(Foto: Irsyad)

Sleman, Idola 92.6 FM – Sejak akhir Desember 2017 sampai Agustus 2020, sosok satu ini mengumpulkan sampah kertas untuk membuat gerobak baca di Jl. Tegal Mraen Dukuh Sendangadi Kecamatan Mlati Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta. Awalnya pemuda asal Jombang Jawa Timur tersebut merantau ke Yogya untuk kuliah. Namun, mimpi punya rumah baca saat SMK terus terbawa hingg ke tempat perantauan.

Sosok pegiat literasi itu adalah Muhammad Sidqi Irsyadi, pendiri Perpustakaan Mraen Mimpi Sleman Yogyakarta. Gerakan yang dilakukan Irsyad—panggilan akrabnya, dari kertas menjadi perpus. Sebuah gerakan literasi dengan media gerobak.

Perpustakaan Mraen Mimpi Sleman
Bookhill Residence Bekasi Jawa Barat.(Foto: Irsyad)

“Dari jaman waktu itu, SMK, masih ikut relawan di Jombang, perpus juga, rumah baca. Lama ikut, akhirnya punya keinginan untuk mendirikan,”tutur Irsyad kepada radio Idola Semarang, pagi (25/04) tadi, mengapa ingin mendirikan rumah baca.

Kini selain di Sleman, ada dua rumah baca lain yang didirikan Irsyad. Yakni ada tiga tempat rumah baca. Selain di Sleman Yogyakarta, juga di Bookhill Residence Bekasi Jawa Barat, dan di Samperin Buku Jombang.

Perpustakaan Mraen Mimpi Sleman
Samperin Buku Jombang.(Foto: Irsyad)

Selengkapnya, mengenal perpustakaan Mraen Mimpi Sleman Yogyakarta, berikut ini wawancara radio Idola Semarang bersama Muhammad Sidqi Irsyadi. (yes/her)

Simak podcast wawancaranya:

Artikel sebelumnyaApa Akar Masalah yang Membuat Sebagian WNI Kita Memilih Berobat ke Luar Negeri?
Artikel selanjutnyaPenanganan Bencana Harus Kedepankan Pencegahan dan Pengembangan Teknologi