Maraknya Penipuan, Masyarakat Diimbau Selektif Membeli Apartemen

Ilustrasi Istimewa

Semarang, Idola 92.6 FM – Beberapa waktu lalu sejumlah orang mengaku ditipu PT Majestic Land terkait investasi dan pembelian unit apartemen dan kondotel M-Icon di Sleman Yogyakarta. Kasus itu hingga kini masih dalam penyelidikan, setelah para pembeli dan investor melaporkan ke Lembaga Ombudsman (LO) Daerah Istimewa Yogyakarta.

Menanggapi hal itu, DPD Real Estate Indonesia (REI) Jawa Tengah mengimbau masyarakat untuk selektif meneliti sebelum membeli apartemen agar tidak menjadi korban penipuan.

Wakil Ketua DPD REI Jawa Tengah Bidang Promosi Humas dan Publikasi, Dibya Hidayat mengatakan saat ini memang tengah menjamur pembangunan apartemen di kota-kota besar di provinsi ini.

“Kejadian di Yogya itu, mereka sudah terima DP-nya tapi penjualannya tidak sampai target,” katanya, di Semarang, Jumat (13/4).

Menurutnya banyak juga oknum-oknum yang bahkan menawarkan promo pembelian apartemen dengan uang muka ringan hingga promo berhadiah mobil. Namun, dia berharap kepada masyarakat agar tidak mudah terpikat dengan promosi menarik yang ujungnya adalah modus penipuan.

Sebab pengembang apartemen berbeda dengan pengembang rumah tapak dari sisi pola kerjanya. “Kalau pengembang apartemen itu menjual konsepnya dulu, baru jika sudah mencapai titik tertentu penjualan, pembangun apartemen mulai dilakukan,” ujar Dibya.

Kembali dia menambahkan, kasus penipuan penjualan apartemen juga pernah terjadi di Kota Semarang beberapa tahun ke belakang. Oleh karena itu agar tidak menjadi korban penipuan, konsumen disarankan untuk memilih pengembang yang tergabung dalam asosiasi misalnya REI atau Apersi. (Budi Aries/Diaz Abidin/Heri CS)

Artikel sebelumnyaPuncak Rob Di Semarang Sampai 16 Mei
Artikel selanjutnyaLulusan SD Dominasi Jumlah Pekerja Di Jawa Tengah