Prof Sudjito: Sampai Kapanpun Nilai-Nilai Pancasila Tetap Dibutuhkan

Prof Sudjito, epala Pusat Studi Pancasila UGM Yogyakarta. (Photo: KRyogya)

Semarang, Idola 92.6 FM – Sepanjang sejarah negeri ini eksistensi dan implementasi Pancasila lebih banyak ditafsirkan untuk kepentingan politik kekuasaan. Akibatnya, pemahaman dan aktualisasi nilai-nilai Pancasila tak pernah dipahami utuh, sehingga eksistensi Pancasila mengalami pasang surut.

Kepala Pusat Studi Pancasila Universitas Gadjah Mada Yogyakarta (UGM), Prof Sudjito menilai bahwa tetap eksis atau lumpuhnya pancasila sangat bergantung pada kepedulian bangsa pada Pancasila itu sendiri.

Menurutnya, tidak ada yang salah dalam nilai-nilai Pancasila karena kebenarannya mutlak. Namun, dalam konteks kehidupan bermasyarakat dan bernegara Pancasila sering mengalami pasang surut.

“Pancasila hari ini atau sampai kapanpun tetap dibutuhkan, mestinya para pendiri negara sudah memberikan pengartian yan jelas tentang pancasila,” terang Sudjito dalam diskusi Panggung Civil Society radio Idola, Selasa (31/5).

Meski demikian, menurut Sudjito kita tidak bisa menyalahkan anak muda, sebab mereka sebenarnya juga menjadi korban sistem kehidupan yang salah kiblat. Mestinya para penyelenggara negara konsisten mengatur, menata, dan menyelenggarakan kehidupan berbangsa dan bernegara berdasarkan pancasila.

“Kita ambil contoh, kongres pancasila yang diselenggarakan di UGM hari ini. Peserta anak muda luar biasa, anak-anak muda ini dari Sabang sampai Merauke,” imbuh Sudjito. (Heri CS/Diaz Abidin)

Artikel sebelumnyaDisperindag Upayakan Harga Kebutuhan Pokok Stabil Sampai Lebaran
Artikel selanjutnyaAdhyaksa Dault: Penanaman Nilai-Nilai Pancasila Terhadap Anak Muda Harus Mengikuti Cara Mereka
Editor In Chief Radio Idola Semarang.