Wali Kota Semarang Meminta Moratorium Perhotelan Untuk Dikaji Ulang

Semarang Great Sale

Semarang, Idola 92.6 FM – Program Semarang Great Sale (Semargres) yang merupakan agenda rutin tahunan Kota Semarang diharapkan menjadi magnet dalam menggaet wisatawan untuk datang ke kota ATLAS. Terkait Semargres 2016 ini yang ditargetkan mendatangkan banyak wisatawan, usaha penginapan di Semarang harus memastikan ketersediaan kamar hotel selama Semargres 2016.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi meminta moratorium perhotelan untuk dikaji ulang mengingat Kota Semarang tengah menjaring wisatawan untuk datang berkunjung.

“Tugas pemerintah adalah melayani perizinan. Persoalan moratorium ini harus didiskusikan lagi,” kata Hendrar di Semarang, baru-baru ini.

Ketersediaan kamar hotel, lanjut dia, menjadi parameter untuk mengukur kesuksesan Semargres dengan jumlah wisatawan yang datang.

Oleh karena itu, tambahnya, terkait dengan kebijakan moratorium perhotelan yang digagas Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jawa Tengah harus didikusikan kembali. Sebab, setiap hotel memiliki pangsa pasar sendiri dan tidak saling menjatuhkan.

Seperti diketahui, PHRI Jawa Tengah menginginkan ada moratorium pembangunan hotel baru di Kota Semarang. PHRI beralasan persaingan hotel-hotel di Kota Semarang sangat ketat yang berdampak pada turunnya okupansi hotel. (Budi Aris/Diaz Abidin/Heri CS)

Artikel sebelumnyaMenpan RB Menilai WTP bukan Prestasi Namun Kewajiban
Artikel selanjutnyaApril 2016, Jawa Tengah Deflasi 0,46 Persen