Gubernur: Harga Kebutuhan Pokok Masyarakat Masih Stabil, Tidak Perlu Resah

Semarang, 92.6 FM-Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo beserta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Jateng, melakukan pemantauan langsung di pasar darurat Pasar Johar di komplek Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Senin (12/6). Kebutuhan pokok masyarakat yang mendapat pemantauan adalah bawang putih, bawang merah, cabai-cabaian, daging ayam potong, daging sapi dan kentang. Namun, dari hasil pantauan di lapangan, harga kebutuhan masyarakat masih terbilang stabil.

Ganjar Pranowo mengatakan, dengan stabilnya harga kebutuhan pokok sekarang ini, masyarakat tidak perlu resah. Sehingga, menjelang Lebaran nanti masyarakat bisa memenuhi kebutuhannya.

Menurut Ganjar, khusus untuk bawang putih yang harganya masih mahal, maka Perum Bulog Jateng siap melakukan operasi pasar. Sebab, Bulog memiliki pasokan bawang putih yang cukup untuk memenuhi kebutuhan dengan harga Rp38 ribu per kilogram.

Ganjar menjelaskan, upaya membanjiri pasar dengan bawang putih milik Bulog, diharapkan harga bawang putih impor saat ini yang mencapai Rp65 ribu per kilogram bisa turun.

“Masih stabil, harganya terkendali. Tadi lihat sendiri, harganya cukup stabil. Cuma bawang putih yang masih tinggi dan cabai terus turun harganya,” kata Ganjar.

Lebih lanjut Ganjar menjelaskan, di sisa bulan puasa hingga menjelang Lebaran nanti, pihaknya akan terus melakukan pemantauan harga dan pasokan komoditas. Salah satunya, dengan memanfaatkan aplikasi Sistem Informasi Harga Komoditas (SiHaTi). Terlebih lagi, dengan aplikasi SiHaTi generasi ketiga ini mampu mengetahui produksi komoditas dari produsen atau petaninya langsung. (Bud)

Artikel sebelumnyaDinas Perhubungan Persilakan Masyarakat Lapor Jika Dikenakan Tarif Melebihi Batas Saat Lebaran
Artikel selanjutnyaGo-Clean Sambangi 12 Masjid di Kota Semarang Selama Bulan Ramadan