Gubernur: TPID Harus Waspadai Kenaikan Harga Bawang Merah dan Bawang Putih

Semarang, 92.6 FM-Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, menggelar rapat bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Jateng, Rabu (7/6). Dalam rapat tertutup itu, Ganjar menekankan dua komoditas yang perlu mendapat perhatian khusus dari TPID Jateng. Yakni bawang merah dan bawang putih. Sebab, dari hasil laporan diketahui, jika kedua komoditas itu harganya mulai mengalami peningkatan. Sehingga, harus diwaspadai pergerakan harganya.

Ganjar menjelaskan, untuk komoditas bawang putih saja, ternyata di pasaran ada perbedaan harga. Yakni jenis bawang putih tunggul dan bawang putih satuan.

Ganjar mengatakan, dirinya meminta TPID Jateng untuk segera melakukan pengecekan komoditas bawang merah dan bawang putih di pasaran. Baik mengenai harga maupun stok barangnya.

“Yang sambat kepada saya ada dua komoditas, yaitu bawang merah dan bawang putih. Bawang putih yang mahal itu berbeda-beda jenisnya, ada yang berupa tunggul dan siung. Pantauan TPID sekarang, saya minta arahkan kepada dua komoditas itu,” kata Ganjar.

Meski demikian, jelas Ganjar, dirinya sudah mendapat laporan dari Perum Bulog Divre Jateng, jika memiliki stok bawang putih sebanyak 60 ton dan bawang merah sebanyak 68 ton. Perum Bulog siap mendistribusikan komoditas bawang merah dan bawang putih ke pasaran, untuk menstabilkan harga.

Sementara itu, secara keseluruhan, lanjut Ganjar, beberapa komoditas harganya masih terpantau stabil. Sedangkan cabai-cabainya, harganya terus turun. (Bud)

Artikel sebelumnyaDinas Perhubungan Antisipasi Potensi Pasar Tumpah di Jalur Mudik
Artikel selanjutnyaGubernur: 3 Tahun Pemprov Pertahankan Opini WTP