Bulog Jamin Pasokan Beras Masih Aman

Semarang, Idola 92.6 FM – Perum Bulog Divisi Regional Jawa Tengah memastikan, jika pasokan beras di wilayahnya aman. Bulog juga menjamin, stok beras yang tersedia di gudang-gudang masih mencukupi hingga setahun ke depan.

Kepala Perum Bulog Divre Jateng M. Sugit Tedjo Mulyono mengatakan dari sisi pengadaan beras, hingga kini masih lancar.

Menurutnya, penyerapan beraa yang dilakukan Bulog sudah mencapai 210 ribu ton.

Sugit menjelaskan, potensi pengadaan beras dari daerah yang memasuki masa panen saat ini ada di beberapa titik. Yakni di wilayah Sukoharjo, Sragen, Klaten dan Kendal.

“Sampai saat ini beberapa daerah memasuki musim panen, sehingga penyerapan beras masih lancar dengan stok melimpah. Sedangkan luasan panen cukup besar di wilayah tersebut, dan akan terjadi pada akhir September ini,” kata Sugit dikutip dari rilis.

Sugit lebih lanjut menjelaskan, musim kemarau yang masih berlangsung membuat beberapa daerah mengalami gagal panen. Namun demikian, kondisi tersebut tidak memengaruhi ketahanan pangan di provinsi ini.

Sementara, terkait dengan harga beras di pasaran saat ini, jelas Sugit, hingga saat ini tidak ada gejolak kenaikan harga. Pihaknya bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Jateng, terus melakukan monitoring di sejumlah pasar tradisional. Terutama, di pasar pencatatan inflasi Badan Pusat Statistik (BPS).

“Dari hasil monitoring harian di sejumlah pasar tradisional, pasokan beras aman, dan harga masih relatif stabil. Tidak ada gejolak kenaikan harga,” ujarnya.

Dari hasil monitoring Bulog Divre Jateng di Pasar Bulu, Pasar Johar, Pasar Peterongan, Pasar Karangayu dan Pasar Gayamsari Kota Semarang, jelas Sugit, diketahui harga beras jenis medium saat ini rerata masih di bawah harga eceran tertinggi (HET), yaitu Rp9 ribu per kilogramnya. Pihaknya juga siap mengambil langkah antisipatif, jika sewaktu-waktu terjadi kenaikan harga melalui Kegiatan Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH) sampai harga kembali stabil.

“Kami siap menggelar Kegiatan KPSH sampai dengan harga stabil,” ucap Sugit.

Diketahui, dari kegiatan KPSH yang telah berjalan, Bulog Divre Jateng telah menggelontorkan beras sebanyak kurang lebih 29 ribu ton di 11 titik pasar pencatatan inflasi BPS maupun 211 titik Mitra Gerakan Stabilisasi Harga Pangan (GSHP) di wilayah Jateng. (Bud)

Artikel sebelumnyaSOLOPEDULI Bersama FT UNS Siap Bangun Seribu Huntara di Lombok
Artikel selanjutnyaMengembangkan Keterampilan Literasi yang Berbudaya

BERIKAN KOMENTAR

Tulis komentar anda!
Tulis nama anda disini