Bulog Semarang Jual 15 Ribu Paket Sembako Murah Untuk Masyarakat Kurang Mampu

Sejumlah warga antre membeli paket sembako murah di Gudang Bulog Palebon Semarang, Rabu (10/4).

Semarang, Idola 92.6 FM – Guna membantu masyarakat kurang mampu memenuhi kebutuhan hariannya, Perum Bulog Divre Jateng melalui Subdivre Semarang menjual 15 ribu paket sembako murah bagi warga Kota Semarang dan Kabupaten Kendal, Rabu (10/4). Paket sembako murah yang dijual kepada masyarakat sekitar gudang Bulog itu, bisa dibawa pulang masyarakat dengan menebus Rp10 ribu per paket.

Wakil Kepala Perum Bulog Divre Jateng Juaheni mengatakan secara nasional, pihaknya menyediakan satu juta paket sembako murah yang didistribusikan kepada seluruh wilayah di Indonesia. Sedangkan untuk wilayah Jateng, kuota yang didapatkan sebanyak 300 ribu paket sembako dan dibagikan ke sejumlah subdivre di provinsi ini.

Menurutnya, paket sembako murah yang disediakan Perum Bulog itu merupakan sumbangsih dari beberapa BUMN selain Bulog. Yakni PT Rajawali Nusantara Indonesia, PTPN III, PT Garam dan PT Perusahaan Perdagangan Indonesia.

Juaheni menjelaskan, setiap paket yang dijual itu terdiri dari beras sebanyak satu kilogram, minyak goreng satu liter, gula pasir dan garam masing-masing 450 gram dan 250 gram serta sarden 425 gram. Satu paket yang semula Rp42.500, hanya dijual Rp10 ribu per paket per orang.

“Untuk paket 15 ribu sembako murah yang kami sediakan ini, ditujukan untuk tiga kecamatan dekat dengan gudang Bulog Palebon dan juga di Kendal dekat dengan gudang kami. Beberapa CSR dari BUMN ini dikumpulkan untuk acara HUT BUMN, dan kita bagikan bareng-bareng,” kata Juaheni.

Juaheni lebih lanjut menjelaskan, untuk di wilayah Kabupaten Kendal pihaknya bekerjasama dengan Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kendal dan dipusatkan di Kelurahan Plososari, Kecamatan Sukorejo.

“Masyarakat umum yang mau membeli paket sembako murah juga kita persilakan. Syaratnya cukup download aplikasi link aja di handphone masing-masing, dan tunjukkan ke petugas jaga,” pungkasnya. (Bud)

Artikel sebelumnyaCegah Stunting, IDAI Imbau Orang Tua Pantau Perkembangan Anak Sejak Dini
Artikel selanjutnyaPemprov Terima 20.034 Usulan Kegiatan Warga di RKPD 2020

BERIKAN KOMENTAR

Tulis komentar anda!
Tulis nama anda disini