Masyarakat Lokal Dilibatkan Dalam Pengembangan Kawasan Candi Borobudur

Candi Borobudur ramai dikunjungi saat perayaan Waisak belum lama ini.

Semarang, Idola 92.6 FM – Deputi Bidang Pengembangan Regional Bappenas Rudi Prawira mengatakan pihaknya terus berupaya, untuk menjadikan kawasan Candi Borobudur menjadi obyek wisata unggulan. Sebab, kawasan wisata Candi Borobudur merupakan satu dari empat destinasi pariwisata superprioritas nasional.

Menurutnya, pemerintah sangat serius menggarap Candi Borobudur sebagai destinasi wisata unggulan berskala dunia.

Rudi menjelaskan, saat ini pihaknya telah menyiapkan masterplan untuk pengembangan kawasan wisata Candi Borobudur. Dengan melibatkan masyarakat dan elemen lainnya di dalam membantu pengembangan kawasan Candi Borobudur sangat diperlukan, karena tidak hanya berbicara pembangunan infrastruktur saja tapi juga menyiapkan sumber daya manusia untuk menyambut dan melayani wisatawan yang datang.

“Kita bicara pariwisata tidak hanya bagaimana menyiapkan infrastrukturnya, bagaimana menarik orang untuk datang. Tapi, bagaimana menyiapkan masyarakat untuk betul-betul bisa melayani para wisatawan yang datang. Mendatangkan wisatawan kan perlu promosi yang bagus. Jadi, pariwisata itu satu potensi yang tidak akan bisa berkembang kalau tidak ada promosi yang bagus,” kata Rudi, belum lama ini.

Lebih lanjut Rudi menjelaskan, selain infrastruktur dan SDM, promosi juga dianggap penting dalam pengembangan kawasan wisata Candi Borobudur. Sehingga, penataan dan pengembangan tidak hanya berpusat pada Candi Borobudur saja tapi juga kawasan di sekitarnya.

“Kawasan Joglosemar yang meliputi Yogyakarta, Solo dan Semarang menjadi sangat penting untuk pengembangan kawasan wisata Candi Borobudur,” tandasnya. (Bud)

Artikel sebelumnyaKunjungan Wisatawan Domestik ke Jateng Naik 40 Persen Selama Libur Lebaran
Artikel selanjutnyaDinkes Jateng Masih Tunggu Hasil Laboratorium Terkait Keracunan Masal di Wonogiri

BERIKAN KOMENTAR

Tulis komentar anda!
Tulis nama anda disini