Mengawal Calon Pimpinan KPK

Semarang, Idola 92.6 FM – Sebanyak 20 kandidat capim KPK baru-baru ini diumumkan Pansel Capim KPK lolos uji penilaian profil (profile assessment). Dari nama yang lolos, 4 orang merupakan perwira Polri, 3 jaksa, dan seorang pensiunan jaksa. Adapun Komisioner KPK 2015-2019 yang lolos uji penilaian profil hanya Alexander Marwata. Satu komisioner lain yakni Laode M Syarif tidak lolos.

Terkait hasil ini, sejumlah pihak menilai, hasil penilaian profil capim KPK dinilai belum memuaskan. Elemen masyarakat sipil melihat, di antara 20 nama yang dinyatakan lolos untuk mengikuti tahap seleksi lanjutan/ ada sejumlah nama yang patut diduga bermasalah. Karena itu, Pansel Capim KPK didorong benar-benar mendengarkan masukan masyarakat. Di sisi lain, masyarakat sipil perlu terus menyampaikan masukan yang disertai data memadai.

Lantas, mengawal calon pimpinan KPK. Hasil penilaian profil capim KPK dinilai belum memuaskan. Di antara 20 nama yang dinyatakan lolos, ada sejumlah nama yang patut diduga bermasalah. Lalu, upaya apa yang bisa dilakukan civil society agar capim KPK yang terpilih betul-betul mumpuni dan berintegritas? Membahas pentingnya persoalan ini, Radio Idola Semarang mewawancara: Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Asfinawati. (Heri CS)

Berikut wawancaranya:

Artikel sebelumnyaMerajut Damai di Bumi Cendrawasih Papua, Benarkah Konflik yang Tersulut Berakar pada Rasisme dan Ketidakadilan?
Artikel selanjutnyaRumah Mewah di Kota Semarang Terus Bergeliat ke Tren Positif

BERIKAN KOMENTAR

Tulis komentar anda!
Tulis nama anda disini