Puskesmas Halmahera Siap Layani Tes IVA Bagi Masyarakat Semarang

Dokter di Puskesmas Halmahera melakukan pemeriksaan IVA Test atau Papsmear kepada pasien.

Semarang, Idola 92.6 FM – Puskesmas Halmahera Semarang siap melayani masyarakat yang akan melakukan pemeriksaan Inveksi Visual Asetat (IVA), atau biasa disebut Papsmear untuk deteksi dini kanker leher rahim. Karena, kanker leher rahim atau kanker serviks menjadi penyakit yang diderita kaum perempuan.

Koordinator RB Puskesmas Halmahera Semarang Tri Suksesi mengatakan kanker serviks bisa dicegah, terutama jika kanker ditemukan dalam kondisi prakanker.

Menurutnya, perempuan yang sudah menikah sangat dianjurkan untuk rutin melakukan IVA Test.

Puskesmas Halmahera, jelas Suksesi, sejak Februari 2019 aktif memberikan pelayanan Krioterapi dan menerima rujukan dari fasilitas kesehatan (faskes) lainnya. Pelayanan Krioterapi rutin dilaksanakan setiap hari Selasa, dan ditangani langsung dokter yang memiliki sertifikasi memberikan pelayanan Krioterapi.

“Sebenernya jika melihat hasil IVA positif, tidak berarti serta merta langsung dilakukan tindakan Krioterapi. Tentunya, perlu dikonsulkan lagi ke dokter di puskesmas kami yang menangani pasien krioterapi. Karena, hasil IVA tersebut bisa berubah yang semula positif menjadi negatif ketika pengecekan ulang,” kata Suksesi.

Pemeriksaan ulang, lanjut Suksesi, memang perlu dilakukan karena ada beberapa kondisi ketika pasien dilakukan pengecekan IVA ternyata sedang mengalami servisitis atau peradangan yang terjadi pada serviks atau leher rahim.

“Puskesmas Halmahera untuk saat ini yang melayani Krioterapi di Kota Semarang,” jelasnya.

Kabid Penjaminan Manfaat Primer BPJS Kesehatan Cabang Semarang Asri Wulandari menyatakan, pemeriksaan IVA Test atau Papsmear dijamin BPJS Kesehatan dengan ketentuan dilakukan dengan frekuensi satu kali dalam setahun. Mengisi surat pernyataan belum skrinning di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) atau laboratorium tempat melaksanakan IVA Test atau Papsmear.

Dalam program JKN-KIS, jelas Asri, pemeriksaan IVA Test atau Papsmear termasuk dalam pelayanan penapisan atau skrinning kesehatan tertentu yang dilakukan FKTP, laboratorium jejaring FKTP atau laboratorium yang bekerja sama.

“Untuk alur pelayanan IVA Test atau Papsmear, peserta JKN-KIS bisa datang di FKTP terdaftar. Dokter akan melakukan pemeriksaan, dan menilai faktor risiko peserta. Jika peserta memiliki indikasi medis dan faktor risiko, maka dokter FKTP akan memberi surat pengantar skrinning untuk melakukan IVA Test Papsmear,” ucap Asri. (Bud)

Artikel sebelumnyaKader PKK Jateng Siap Cegah Stunting
Artikel selanjutnyaPemprov Siap Beri Stimulus Anggaran Desa Wisata, Asal Dikelola Dengan Baik
Wartawan senior Radio Idola Semarang.